Sikapi Rohingya, Tokoh Lintas Agama Bertemu di Vihara Dhammasoka - Kanal Kalimantan
Connect with us

HEADLINE

Sikapi Rohingya, Tokoh Lintas Agama Bertemu di Vihara Dhammasoka

Diterbitkan

pada

BANJARMASIN – Mencegah terjadinya gesekan sosial sebagai dampak merebaknya berita tragedi Rohingya di Rakhine State, Myanmar, Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) melakukan diskusi lintas agama, Senin (4/7/17) di vihara Dhammasoka, Banjarmasin. Hadir pada pertemuan tersebut para tokoh lintas agama, mahasiswa, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bapula para tokoh agama untuk tetap menjaga kondusivitas masyarakat dan menjaga kerukunan yang terbina dengan baik selama ini.

Tokoh senior LP3 Nurhalis Majid dalam pertemuan tersebut mengatakan, selain wujud solidaritas kemanusian, kegiatan tersebut juga untuk sebagai upaya mencegah munculnya keresahan dan gesekan berlatar belakang isu SARA di Kalsel. Mengingat ada indikasi pada sejumlah pemberitaan di media sosial yang ingin menggeser isu ini sebagai provokasi membenturkan kerukunan antarumat beragama.

“Kita mengimbau agar segenap warga Kalsel tidak ikut terseret dalam permasalahan Rohingnya yang disertai sentimen keagamaan melalui berita-berita hoax yang banyak bertebaran,” terangnya.

Di sisi lain Sekretaris FKUB Kalsel, Ilham Masykuri Hamdie mengungkapkan, permasalahan Rohingya bukan didasari oleh konflik keagamaan. Melainkan kasus komunal yang dilandasi akar sejarah yang begitu rumit.Untuk itu, diperlukan peran nyata dari para tokoh agama untuk terus menjaga kondusivitas masyarakat dan suasana kerukunan yang terbina dengan baik selama ini. “LP3 juga berharap kepolisian melalui Satgas Cyber Crime Polri di berbagai tingkatan bersikap tanggap dan mengambil langkah cepat terhadap berbagai hasutan pada masyarakat malalui berbagai cara terutama medsos yang sangat sensitif,” kata Nurhalis Majid yang juga Ketua Ombudsman Kalsel ini.

“Maka tragedi kemanusiaan rohingya ini tidak bisa dimaafkan dan harus diambil tindakan konkrit dari

lembaga-lembaga PBB dan ASEAN agar tidak mencoreng nama baik negara-negara di kawasan,” tegasnya.
Pada akhir kegiatan juga dilakukan pernyataan sikap bersama antara LK3, Vihara Dhammasoka dan para tokoh lintas agama yang di antaranya; menyesalkan dan prihatin terhadap tragedi kemanusiaan di Rohingnya serta mengecam pemerintah Myanmar yang telah gagal dan abai melindungi warganya.

Selain itu juga mendesak pemerintah Indonesia bersikap tegas, cepat, dalam memberi bantuan kepada masyarakat Rohingya. Termasuk melakukan langkah diplomatik yang sepadan dengan menggalang solidaritas di wilayah ASEAN untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Bagikan berita ini!
Advertisement
Komentar

Headline

Trending Selama Sepekan