Pengolahan Air Bersih Desa Gunakan Tanah Milik Sekolah - Kanal Kalimantan
Connect with us

HEADLINE

Pengolahan Air Bersih Desa Gunakan Tanah Milik Sekolah

Diterbitkan

pada

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

BAKUMPAI – Bangunan sekolah beserta tanahnya memang sudah seharusnya digunakan untuk kepentingan pendidikan serta kegiatan belajar mengajar. Namun hal ini nampaknya tidak terjadi pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) Murung Raya di Desa Murung Raya, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Bagaimana tidak, di tanah milik sekolah itu berdiri kokoh sebuah bangunan yang difungsikan sebagai pengolahan air bersih untuk desa dari program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS).

Permasalahannya tidak hanya sampai di situ. Sejak awal pembangunannya di tahun 2013 lalu, alih-alih bertujuan demi menyediakan air bersih untuk warga, hingga sekarang air bersih tak mengalir untuk warga Desa Murung Raya (9/8).

Hal ini dikeluhkan oleh Isah, warga yang tak jauh bermukim dari tempat pengolahan air di situ mengakui hanya bangunan pengolahan airnya saja yang ada. Sedangkan airnya tidak pernah ia nikmati.

Kada jalan banyunya, kada ingat lagi matan pabila kada jalannya. Sudah lawas pang. Pinanya tu dasar kada diharagu urang Isah – warga

Hal serupa juga diungkapkan Romy (bukan nama sebenarnya, red), “Dari awal pembangunan hingga kini airnya memang tidak jalan. Tidak tahu kenapa, ada yang mengatakan mesinnya yang rusak, tetapi ada juga yang mengatakan mesinnya berfungsi saja,” ungkapnya.

Saat ditanya wartawan Koran Banjar mengapa bangunan Pamsimas itu menggunakan tanah milik sekolah, keduanya mengakui tidak tahu dan mengatakan itu Kepala Desa sebelumnya yang tahu.

Sekretaris Desa Murung Raya Halim Perdana membenarkan, pembangunan Pamsimas tersebut dibangun pada 2013 lalu. Halim yang merupakan anak kandung dari Kepala Desa Murung Raya periode 2010/2016 itu mengatakan, dulu airnya sempat jalan, namun karena ada kendala kemacetan pada mesin sehingga mengakibatkan air tidak bisa dialirkan ke rumah-rumah warga hingga sekarang.

Ia menambahkan dalam menindaklanjuti hal tersebut pihaknya tengah mengupayakan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) di tahun ini secepatnya akan mengaktifkan pengolahan air bersih dari program PAMSIMAS tersebut.

“Untuk program 2017 ini sudah kita masukan ke APBDes dan kita rencanakan di tahun ini juga pengolahan air diaktifkan kembali,” ujarnya.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Bagikan berita ini!
Advertisement
Komentar

Headline

Trending Selama Sepekan